Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Bandung · 22 Jun 2025 16:32 WIB

Kemenbud dan Komisi X DPR RI Tarik Minat Generasi Muda Terhadap Budaya Lewat Fotografi


					Kemenbud dan Komisi X DPR RI Tarik Minat Generasi Muda Terhadap Budaya Lewat Fotografi Perbesar

Bandung – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) dan Komisi X DPR RI berkolaborasi, menggelar kegiatan bertajuk Semarak Kebudayaan Budaya Jawa Barat dalam Lensa Fotografi di Gedung Indonesia Menggungat (GIM), Kota Bandung, Minggu 22 Juni 2025.

Anggota Komisi X DPR RI Dapil Jabar 1 Ledia Hanifa Amaliah menuturkan, kegiatan ini tidak lain adalah bagian usaha bersama yang dilakukan pemerintah untuk kembali mengenalkan budaya khas Jawa Barat melalui fotografi.
Sebab menurut Ledia, untuk masuk ke kalangan generasi muda, dibutuhkan pendekatan sesuai dengan kegiatan yang mereka gemari, salah satunya fotografi. Maka dari itu, melalui kegiatan ini yang diikuti puluhan mahasiswa, dapat memantik minat mereka terhadap budaya Jabar.
“Setiap daerah punya hal yang berbeda, spesifik. Di Jawa Barat kita pinya banyak sekali kebudayaan. Hanya tidak banyak anak muda yang masih tertarik. Jadi sudah mulai hilang. Akhirnya kita membangun satu upaya, yang kemudian dihadiri oleh komunitas budaya dan mahasiswa, supaya mereka bisa meluaskan wawasan, bahwa dengan fotografi etnik, bisa mengantarkan mereka memahami budaya,” ujar Ledia.
Sehingga diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, kebudayaan utamanya dari Jawa Barat tidak terkikis akibat adanya budaya negara asing.
“Kita tidak banyak menyosialisasi kepada mereka. Maka upaya sosialisasi dengan cara mereka, dapat membantu menyiarkan, meluaskan hal yang berkaitan dengan budaya,” ucapnya.
Selain melalui pendidikan di sekolah lanjut Ledia, sosialisasi budaya harus digencarkan. Terlebih ada 10 objek pemajuan budaya, yang mana menurutnya harus ada strategi agar tidak punah.
“Semakin dini mereka kenal (budaya), semakin baik. Kedua pengalaman, karena kita jarang memberikan pengalaman kepada anak kita. Juga memberikan kesempatan memberikan mereka ruang eksposure,” kata dia.
Dia berharap, melalui serangkaian upaya yang dilakukan, dapat menjaga budaya agar terus lestari, khususnya kebudayaan Jawa Barat.
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dan RS Fikri Medika Perkuat Penanganan Kegawatdaruratan Di Kantor Desa Purwasari

20 September 2026 - 14:49 WIB

Jasa Raharja Cabang Bandung dan RS Santosa Central Bandung Perkuat Sinergi Untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

20 September 2026 - 09:56 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Dorong Kepatuhan Wajib Pajak melalui Kegiatan Penelusuran Kendaraan Bermotor di Kecamatan Sukaraja

18 September 2026 - 15:08 WIB

Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Laksanakan Aksi Simpatik dan Pemasangan Spanduk Himbauan Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan

18 September 2026 - 14:19 WIB

Sosialisasi Opsen Dan Kepatuhan Pembayaran Pajak Di Lingkungan Kampus Usindo Karawang

18 September 2026 - 10:02 WIB

Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Dua Ahli Waris Korban KM Virgo Transport 8 di Jawa Barat

18 September 2026 - 09:58 WIB

Trending di Berita Daerah