Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 19 Mei 2024 15:41 WIB

Kemenkominfo Minta Masyarakat Jangan Sembarang Lakukan Rekam Jejak Digital


					Kemenkominfo Minta Masyarakat Jangan Sembarang Lakukan Rekam Jejak Digital Perbesar

CIMAHI – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) ingatkan jangan sembarang lakukan rekam jejak digital, kala menggelar nonton bareng bersama wali murid SD dan SMP se-Kota Cimahi, baru-baru ini.

Dalam nonton bareng bertajuk Hati-hati Rekam Jejak Digital, Kemenkominfo mengajak untuk meningkatkan literasi supaya lebih bijak di media sosial.

Pembicara dari Tular Nalar Mafindo Fidya Laela Sari mengatakan, sangat penting bagi anak usia dini mewaspadai bahaya rekam jejak digital, bila bersikap negatif.

Sebab itu, perhatian dari orangtua sangat penting supaya anak tidak terjebak dalam lingkar bahaya dunia digital.

Baca Juga :  Keren! Kota Bandung Terbaik Soal Indeks Literasi Ekonomi Digital

“Media sosial menjadi pola prilaku baru. Jejak digital dapat digunakan sebagai bukti, baik positif maupun negatif. Maka dari itu, saring sebelum sharing,” ujarnya di hadapan puluhan ribu peserta di Hall Cimahi Techno Park, Kota Cimahi.

Materi etika, cakap digital, aman serta etika digital menjadi fokus utama dalam nonton bareng ini. Sebagai upaya Kemenkominfo dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. Sebab ditargetkan di 2024, 50 juta masyarakat Indonesia #MakinCakapDigital.

Sementara pemateri lain dari PT Energi Mengikuti Imajinasi, Hayuning Sembada menuturkan bahwa era digital saat ini telah berkembang sangat massif.

Baca Juga :  Kemenkominfo Libatkan Komunitas, Dongkrak Literasi Digital

“Tidak ada yang aman di media digital, karena semuanya terlalu mudah dan tidak selalu aman,” ucapnya.

Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Cimahi Dikdik Nugrahawan menyampaikan, semua hal yang ada di dunia digital baik positif maupun negatif membutuhkan adaptasi.

“Akan tetapi, apakah anak-anak kita mampu melakukannya? Maka, persiapkanlah anak-anak kita dalam menghadapi era digital. Jangan sampai kehilangan privasi, jangan sampai percaya dengan hal-hal yang bersifat hoaks,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Akhiri Lawan Arus, Wujudkan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas

29 Juli 2026 - 18:39 WIB

Jasa Raharja Bersama Lima Pilar Keselamatan Laksanakan Survei Lapangan pada Titik Prioritas di Kabupaten Subang

29 Juli 2026 - 07:09 WIB

Film Pendek “Jante Arkidam” Tampil pada Exhibition Arts Festival #12 Kolaborasi ISBI Bandung dan Yayasan Pakalangan Hadirkan Ekranisasi Puisi Ajip Rosidi dalam Medium Sinema

28 Juli 2026 - 22:12 WIB

Jasa Raharja Laksanakan Survey Pasca Bayar Tagihan Rumah Sakit sebagai Wujud Pelayanan Prima kepada Korban Kecelakaan

28 Juli 2026 - 18:32 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Ciamis Gelar Operasi Gabungan dan Berikan Apresiasi kepada Wajib Pajak Taat

28 Juli 2026 - 18:30 WIB

Perkuat Keselamatan Pelayaran di Waduk Jatiluhur, Jasa Raharja Bersama Satpel Jatiluhur dan KSOP Patimban Edukasi Operator Kapal

28 Juli 2026 - 18:24 WIB

Trending di Berita Daerah