BANDUNG — Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kecelakaan lalu lintas dan mengurangi tingkat fatalitas korban, Jasa Raharja Cabang Bandung menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di titik rawan kecelakaan di Terminal Leuwi Panjang, Kota Bandung pada hari Senin, 08 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut Forum Keselamatan Lalu Lintas (FKLL) yang melibatkan berbagai mitra terkait.
Pelatihan PPGD ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat sekitar tentang langkah-langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan saat menemui korban kecelakaan lalu lintas. Kegiatan ini difokuskan pada pengurangan fatalitas dengan memberikan keterampilan dasar dalam menangani korban kecelakaan dalam keadaan kritis, yang memerlukan tindakan cepat dan tepat agar dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan serta mencegah dampak lebih lanjut pada korban.
Tim medis dari Jasa Raharja yaitu dr. Marcelina memimpin sesi pelatihan yang mencakup teori dan praktek langsung. Sopir dan awak kendaraan umum beserta petugas terminal dari Dinas Perhubungan dan pedagang kios setempat dilibatkan secara aktif dalam simulasi pertolongan pertama, termasuk penanganan korban dengan cedera parah, pengenalan tanda-tanda vital, serta cara melakukan tindakan yang dapat menyelamatkan nyawa sebelum kedatangan tim medis profesional.
“PPGD adalah keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang. Dengan memberikan pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi kecelakaan di lingkungan sekitar mereka. Kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pertolongan pertama sangat penting untuk meningkatkan peluang keselamatan korban,” ujar dr. Marcelina yang memimpin pelatihan.




























