Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Pendidikan · 29 Okt 2026 09:50 WIB

Sulap Sampah Plastik Jadi Kursi dan Meja, Disdagin Kota Bandung Latih 30 Warga Rintis Usaha Kreatif  


					Sulap Sampah Plastik Jadi Kursi dan Meja, Disdagin Kota Bandung Latih 30 Warga Rintis Usaha Kreatif   Perbesar

BANDUNG – Sampah plastik yang selama ini kerap dipandang sebelah mata ternyata menyimpan peluangekonomi yang menjanjikan. Hal itu dibuktikan oleh 30 wargaKota Bandung yang mengikuti Pelatihan Inovasi KerajinanBerbasis Limbah Plastik yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung di UPT Balai Industri, Jalan Cigondewah Kaler No. 2, Bandung, pada 27–29 November 2026.

Selama tiga hari, para peserta menyulaptumpukan bungkus plastik menjadi kursi dan meja yang siappakai.

Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Reformasi Birokrasi (RB) Tematik Kemiskinan Tahun Anggaran 2026. Sasarannya adalah masyarakat Kota Bandung yang masukkategori desil 1 hingga 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan telah melalui proses verifikasi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin. Turut hadir Pembina Industri Ahli Madya Dedi Priadi Nugraha, Kepala BidangUsaha dan Sarana Perdagangan Indah Kurniawati, KepalaBidang Perencanaan dan Pengembangan Industri Muhammad Qadafi, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Industri R. Muhammad Taufiq Hidayat, Kepala UPT Balai Industri Fahmi Akhmadi, serta Kepala Subbagian Tata Usaha UPT Balai Industri Susilawaty Yono.

Dalam sambutannya, Ronny menegaskan bahwa pelatihan inimerupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam memberdayakan masyarakat melalui peningkatanketerampilan dan kreativitas. Menurutnya, limbah plastikyang berpotensi mencemari lingkungan justru bisa diolahmenjadi produk kerajinan yang memiliki nilai guna sekaligusnilai ekonomi.

“Saya berharap keterampilan yang diperoleh tidak hanyabermanfaat selama pelatihan, tetapi juga terus dipraktikkandan dikembangkan setelah kegiatan selesai. Dengan begitu, terbuka peluang usaha produktif untuk meningkatkanpendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga,” ujar Ronny.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber, instruktur, panitia, serta seluruh pihak yang mendukungterselenggaranya kegiatan. Ronny berharap pelatihan iniberjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi peserta, sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraanmasyarakat Kota Bandung.

 Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga

Sementara itu, Kepala UPT Balai Industri, Fahmi Akhmadi, memaparkan bahwa pemberdayaan masyarakat melaluipeningkatan keterampilan diharapkan mampu mendorongkemandirian ekonomi, membuka peluang usaha baru, dan menambah pendapatan keluarga.

“Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilanmengolah limbah plastik menjadi produk kreatif dan bernilaiekonomis yang berpotensi dikembangkan menjadi usahaproduktif,” kata Fahmi.

Ia menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan untukmemberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan limbahplastik menjadi produk bernilai tambah. Adapun tujuannyaadalah meningkatkan keterampilan dan kreativitas pesertasehingga mampu menghasilkan produk yang layak jual, membuka peluang usaha, serta memperkuat kemandirianekonomi.

Fahmi menambahkan, pelaksanaan pelatihan berpijak pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang OptimalisasiPelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan PenghapusanKemiskinan Ekstrem, serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran(DPA) Disdagin Kota Bandung Tahun 2026.

 Dari Ecobrick Menjadi Furnitur

Pelatihan dipandu oleh Pipin Sukandi, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama yang juga dikenal sebagai trainer kewirausahaan. Ia menjelaskan bahwa materi pelatihan dirancang dalam tiga tahap yang saling bekerja sama dengan Universitas Widyatama.

Pada hari pertama, peserta dibekali pemahaman tentang teknikecobrick, yakni metode memadatkan sampah plastik ke dalambotol hingga menjadi fondasi ramah lingkungan. Ecobrickinilah yang kemudian menjadi fondasi pembuatan furniturberupa kursi dan meja.

Memasuki hari kedua, peserta diarahkan untuk merangkaiecobrick yang telah dibuat menjadi kerangka kursi dan meja. Sedangkan pada hari ketiga, peserta menuntaskan tahapfinishing hingga furnitur benar-benar kokoh dan siapdigunakan.

Tak berhenti di situ, mereka juga dibekali strategi pemasaran agar produk yang dihasilkan memiliki daya jual.

“Peserta yang berjumlah 30 orang sangat antusias mengikutipraktik selama tiga hari. Di akhir acara, mereka membawapulang kursi hasil karya mereka sendiri,” ujar Pipin, yang juga merupakan dosen entrepreneurship.

Menurut Pipin, keterampilan mengolah limbah plastikmenjadi furnitur bukan sekadar upaya menjaga lingkungan, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk bagi warga untukmerintis usaha. Dengan bahan baku yang mudah didapat dan biaya yang murah, produk ecobrick memiliki peluang pasar yang terbuka, terutama di tengah meningkatnya kesadaranmasyarakat terhadap produk ramah lingkungan.

Melalui pelatihan ini, Disdagin Kota Bandung berharap lahirpelaku usaha baru dari kalangan masyarakat yang mampumengubah persoalan sampah menjadi sumber penghasilan. Langkah kecil dari ruang pelatihan di Cigondewah inidiharapkan menjadi bagian dari upaya besar mengentaskankemiskinan dan mewujudkan Kota Bandung yang lebihbersih, mandiri, dan sejahtera.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Menjawab Zaman Lewat Tradisi dan AI: Dua Guru Besar Baru Telkom University Dikukuhkan

29 Oktober 2026 - 14:43 WIB

UPI Siapkan 1.000 Dosis Vaksin HPV, Perluas Pencegahan Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Dies Natalis ke-72 UPI: Dorong Hasil Riset Dosen Jadi Produk Massal dan Startup

20 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Pesan Rektor UPI Saat Wisuda 2026: Dari Kesiapan AI hingga Ancam Keluarkan Pelaku Perundungan

13 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Respons Cepat Kasus Perundungan Asrama, Telkom University Tindak Tegas Pelaku

11 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Edukasi K3 dan Skrining Fungsi Hati: Langkah FK Unjani Lindungi Kesehatan Petani Sumedang

10 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Trending di Pendidikan