Menu

Mode Gelap
12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025 Kedai 181! Nikmati Bakmi hingga Ayam Tangkap Khas Aceh dengan Cita Rasa Autentik SBM ITB Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing: Campus for Impact ICMEM SBM ITB 2025: Membangun Keberlanjutan Industri di Indonesia Vera Deliana Rahayu: Anak Muda Harus Berani Inovasi di Industri Teh Lokal

Berita Daerah · 10 Feb 2023 17:47 WIB

Menkes RI akui Aplikasi Simpati Kabupaten Sumedang Terbaik


					Menkes RI akui Aplikasi Simpati Kabupaten Sumedang Terbaik Perbesar

KAB. SUMEDANG (Pajajaran Ekspres) — Aplikasi digital Sistem Informasi Pencegahan Stunting Terintegrasi (Simpati) diakui merupakan platform digital terbaik di Indonesia dan akan diimplementasikan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin setelah mendengarkan pemaparan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir tentang aplikasi Simpati di Command Center  Sumedang, PPS, Jumat (10/02).

“Aplikasi yang dimiliki Kabupaten Sumedang ini merupakan platform digital yang terbaik dan luar biasa. Saya sudah minta izin sama Pak Bupati kemarin, boleh gak saya pakai di nasional dan ternyata aplikasi Simpati ini telah diuji coba di 50 kabupaten/kota yang stuntingnya tinggi,” tuturnya.

Baca Juga :  Jadi Surga Wisata Kuliner, Kecamatan Lengkong Tingkatkan Kualitas UMKM

Kemenkes juga mengapresiasi Bupati bersama jajaran pemerintah daerah yang memiliki komitmen dalam penurunan stunting.

“Jadi saya ingin datang dan melihat langsung apa yang dilakukan Kabupaten Sumedang dan bisa membantu terkait apa saja yang dibutuhkan Sumedang dalam penurunan angka stunting ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Tasikmalaya Kota Gelar Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2025

Kemenkes juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumedang karena tidak hanya Tahu dan Sawo yang bisa “diekspor”, tapi aplikasi jugastuntingnya.

“Semua data di pemerintah sedang dalam proses perbaikan menjadikan Satu Data Indonesia, termasuk di Kemenkes sendiri Kami memiliki Satu Data kmKesehatan dan kita ingin memastikan data yang pasti,” ungkap Budi lebih lanjut.

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dorong Transportasi Publik yang Berkeselamatan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Kerja ke Perum DAMRI Station Kemayoran

18 Februari 2026 - 08:23 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

18 Februari 2026 - 08:18 WIB

Operasi Gabungan Samsat Kabupaten Sukabumi I Cibadak  Dorong Kesadaran Pajak Kendaraan

18 Februari 2026 - 04:36 WIB

Tingkatkan Keselamatan di Tol Cipularang, Jasa Raharja Purwakarta Bersama Jasa Marga dan PJR Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Angkutan Barang

18 Februari 2026 - 04:23 WIB

KSPSI Jabar Gelar Munggahan dan Peringati HUT ke-53, Perkuat Sinergitas dengan Polda Jabar

17 Februari 2026 - 13:26 WIB

Kolaborasi Budaya Safety di Jalan Raya, Jasa Raharja Hadir di Tengah Komunitas Ojol Rawa Buaya, Jakarta

17 Februari 2026 - 04:32 WIB

Trending di Berita Daerah