BANDUNG – Okupansi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka yang masih rendah, menjadi salah satu perhatian Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin.
Bey Machmudin berharap, pasca keberangkatan jamaah haji melalui BIJB Kertajati, dapat mendongkrak okupansi BIJB.
Dimana sejauh ini BIJB Kertajati baru melayani sekitar 1.600 penumpang perhari. Sementara kapasitasnya mampu menampung hingga 7.500 okupansi dalam satu hari.
“Saya concern, kenapa harus ramai (karena) bandara ini masih 1.600 penumpang perhari. Padahal (kapasitas) 7.500, jadi masih ada potensi,” ujar Bey Machmudin di BIJB Kertajati baru-baru ini.
Salah satu yang dibidik untuk menggenjot okupansi BIJB Kertajati kata Bey Machmudin, adalah penerbangan umrah.
Maka dari itu dia berharap, agen travel dan maskapai dapat membantu meningkatkan promosi dan jadwal penerbangan melalui BIJB Kertajati, agar mobilitas di bandara tersebut kian ramai.
“Masih ada potensi, menjadikan ini bandara ini bandara umrah,” ucapnya.



























