Menurut Adelina, daun kelor muda memiliki kandungan senyawa aktif yang lebih tinggi sehingga berpotensi memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan daun yang sudah tua.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memasak daun kelor menggunakan suhu yang terlalu tinggi karena dapat merusak kandungan zat aktif di dalamnya.
“Daun kelor sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi manusia. Namun, pengolahannya perlu diperhatikan agar senyawa aktifnya tetap terjaga,” kata Adelina.
Melalui kolaborasi riset yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, pengembangan moringa diharapkan mampu menghasilkan inovasi produk kesehatan, pangan, maupun suplemen berbasis sumber daya lokal yang memiliki daya saing serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.***




























