“Karena sosok gubernur, sosok bupati atau walikota yang kita pilih adalah yang akan menjalankan mandat negara untuk kesejahteraan, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan tokoh tokoh yang bisa berdiri sendiri bukan tokoh tokoh yang bisa bermimpi sendiri, dia adalah orang orang yang bisa menterjemahkan mandat negara secara langsung, secara teknokratis secara politik, dalam program yang kongkret. Bukan hanya pencitraan tanpa aksi,”tandasnya.


























