Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 22 Feb 2023 18:44 WIB

Ribuan orang yang lulus ujian PPAT meminta SKL dan penempatan tempat kerja dari Kementerian ATR-BPN


					Ribuan orang yang lulus ujian PPAT meminta SKL dan penempatan tempat kerja dari Kementerian ATR-BPN Perbesar

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) – Perwakilan calon pejabat pembuat akta tanah (ppat) yang telah lulus ujian dengan nilai kelulusan (passing grade) di atas 80 menuntut kementerian agraria dan tata ruang/badan pertanahan nasional (atr/bpn), . sebab, hingga kini nasib ribuan ppat yang lulus passsing grade itu masih digantung.

Perwakilan calon ppat yang tergabung dalam Forum 1801 2022 Sebagai wadah calon ppat yang belum mendapatkan wilayah kerja, aryati fitri menerangkan sebanyak 3.200 calon ppat telah melaksanakan ujian dan lulus dengan nilai di atas 80. dari 3.200 itu, sebanyak 1.500 di antaranya sudah mendapatkan formasi, sedangkan 1.700 masih digantung. dari 1.700 itu, sekitar 100 orang di antaranya berasal dari jabar.

Baca Juga :  Setelah Di Kroscek Diduga Ada Alamat Fiktif Di SPH Desa Cipelang, Kuasa Hukum : Minta BPN Jabar Lakukan Verifikasi SPH Terlebih dahulu

“1.700 itu belum mendapatkan wilayah, ya kami-kami ini,” kata aryati fitri yang juga perwakilan forum forum 1801 saat ditemui detikjabar di kota bandung, rabu (22/2/2023).

fitri dan ribuan calon ppat yang nasibnya masih digantung ini menuntut tiga hal ke kementerian atr/bpn, yakni pemberian surat keterangan lulus (skl) selama lima tahun, penempatan wilayah, dan peningkatan kualitas bagi calon ppat yang telah dinyatakan lulus. namun, hingga kini mereka belum juga mendapatkan itu.

Baca Juga :  Setelah Di Kroscek Diduga Ada Alamat Fiktif Di SPH Desa Cipelang, Kuasa Hukum : Minta BPN Jabar Lakukan Verifikasi SPH Terlebih dahulu

“kami sangat butuh sekali. kami sudah berjuang dari desember 2022. kami telah mengirimkan surat ke pp ippat. di sana mengatakan bahwa calon ppat yang lulus berhak mendapatkan skl,” kata fitri.

setelah pertemuan itu, fitri mengatakan pada 19 desember pihaknya melayangkan surat dan menagih kejelasan status ribuan calon ppat ke kementerian atr/bpn. namun tak ada balasan hingga 10 hari. surat kedua pun dilayangkan pada 6 januari 2023. hingga 10 hari, atr/bpn pun tak membalas.

Artikel ini telah dibaca 496 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Petani penyewa lahan PTPN di Pangalengan Dipolisikan Gegara Diduga Lakukan Pengrusakan Perkebunan PTPN

12 Maret 2026 - 17:28 WIB

Summarecon Mall Bandung Hadirkan “Harmony of Ramadan”, Hiburan Budaya hingga Festival Kuliner

12 Maret 2026 - 13:11 WIB

Jasa Raharja Turut Serta Melakukan Ramcheck dengan Dishub Karawang Menjelang Lebaran 2026

12 Maret 2026 - 10:26 WIB

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

12 Maret 2026 - 09:45 WIB

Jasa Raharja Siap Siaga Hadapi Lebaran 2026, Kanwil Jawa Barat Gelar Apel Kesiapsiagaan

12 Maret 2026 - 09:38 WIB

Diskusi KUHAP Baru: Dr. Parlindungan Banjarnahor Sebut Advokat Harus Siap

12 Maret 2026 - 00:06 WIB

Trending di Berita Daerah