Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 16 Feb 2023 12:34 WIB

Pemkab Sumedang dan Forkopimda Sepakat Turunkan Angka Kemiskinan


					Pemkab Sumedang dan Forkopimda Sepakat Turunkan Angka Kemiskinan Perbesar

KAB. SUMEDANG (Pajajaran Ekspres) – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh stakeholders mendeklarasikan komitmen bersama untuk menurunkan angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Sumedang.

Deklarasi ditandatangani oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Camat, unsur Kemenag, APDESI, Forum BPD, MUI Kabupaten dan Kecamatan, para kepala perbankan dan BUMD di wilayah Kabupaten Sumedang.

Bupati menyampaikan, arah kebijakan pemerintah daerah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan stunting perlu keterlibatan multi sektor karena sangat menentukan keberhasilan penurunan kemiskinan dan stunting di Kabupaten Sumedang.

Baca Juga :  Giat Pengobatan Gratis dan MUKL di Rest Area Tol Cipali KM 102 Kabupaten Subang dalam rangka Kegiatan PAM Lebaran 2023

Oleh karena itu, kata bupati, melalui  gerakan deklarasi itu diharapkan menjadi sebuah kesadaran bersama akan arti penting sebuah kerjasama atau kolaborasi untuk menurunkan angka stunting dan kemiskinan di Sumedang.

“Tidak boleh hanya pemerintah saja, tetapi semuanya harus mengambil bagian untuk melawan kemiskinan dan stunting ini,” ujarnya.

Dikatakan bupati, berbagai konsep dan masukan dari Forkopimda dan stakeholders dituangkan dalam rencana aksi, ‘timeline’ sampai berbagai strategi.

Baca Juga :  PLN Siap Dukung Kesuksesan KTT ASEAN di Labuan Bajo

“Pertama, pendekatan saintifik dengan data yang ada dimanfaatkan untuk menurunkan kemiskinan dan stunting. Kedua, orkestrasi seluruh lintas pemerintahan baik kabupaten, provinsi, pusat, dan juga Forkopimda dan instansi vertikal lain termasuk  mengoptimalkan gerakan ASN kami. Kemudian ketiga, mobilisasi modal sosial akademisi bisnis comunitiy givernment media. Terakhir adalah crossfire program diarahkan dalam pengentasan kemiskinan dan stunting,” tuturnya.

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kolaborasi Jasa Raharja-Kemenaker Dorong Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas

16 Juni 2026 - 08:34 WIB

Jasa Raharja Inisiasi Rapat Strategi Kolaboratif Tingkatkan Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ di Kota Tasikmalaya

15 Juni 2026 - 08:25 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Serahkan Santunan Kepada Beberapa Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pendopo Kabupaten Sukabumi

15 Juni 2026 - 07:51 WIB

Tingkatkan Keselamatan Jalan, Jasa Raharja dan RS Siloam Purwakarta Gelar Pelatihan PPGD Bagi Pengemudi Ojek Online di Campaka

15 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, inDrive Hadirkan Solusi Pengiriman untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis Lokal

14 Juni 2026 - 09:35 WIB

Manfaatkan AI Tanpa Gantikan Tutor, Edupoint.id Personalisasi Les Privat dan Bimbel untuk 70.000+ Pelajar di 60+ Kota di Seluruh Indonesia

13 Juni 2026 - 20:05 WIB

Trending di Headline