Menu

Mode Gelap
12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025 Kedai 181! Nikmati Bakmi hingga Ayam Tangkap Khas Aceh dengan Cita Rasa Autentik SBM ITB Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing: Campus for Impact ICMEM SBM ITB 2025: Membangun Keberlanjutan Industri di Indonesia Vera Deliana Rahayu: Anak Muda Harus Berani Inovasi di Industri Teh Lokal

Berita Daerah · 10 Okt 2024 10:36 WIB

Perburuhan Di Kota Bandung Terbilang Jauh Dari Ideal, Haru: Kolab Pemerintah Diperlukan


					Perburuhan Di Kota Bandung Terbilang Jauh Dari Ideal, Haru: Kolab Pemerintah Diperlukan Perbesar

BANDUNG – Kondisi perburuhan di Kota Bandung dianggap masih jauh dari kata ideal. Tidak sedikit pekerja yang belum mendapat hak-hak dasar, seperti upah layak, jaminan kesehatan, dan perlindungan kerja yang memadai.

Calon Wali Kota Bandung nomor urut 2, Haru Suandharu menyebut, persoalan kesejahteraan buruh bukan hanya terletak pada upah yang rendah, tetapi juga menyangkut minimnya akses terhadap pendidikan dan pelatihan kerja. Akhirnya, berdampak pada terbatasnya peluang karir serta ketidakmampuan buruh meningkatkan kualitas hidup.

“Kesejahteraan buruh bukan hanya soal upah, tetapi juga kesempatan untuk berkembang. Banyak buruh di Bandung yang tidak mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, dan ini perlu kita benahi bersama,” ujar Haru usai diskusi dengan serikat pekerja di Hotel Gino Feruci Bandung, Senin (9/10).

Baca Juga :  10 Tahun Berjalan, PIPPK Akan Diteruskan Haru Menjadi New PIPPK

Menurut Haru, diperlukan kebijakan pro-buruh dengan meningkatkan standar upah minimum kota (UMK) yang lebih proporsional sesuai kebutuhan hidup layak di Bandung. Selain itu, perlu pengawasan ketenagakerjaan agar setiap perusahaan menjalankan kewajiban sesuai regulasi yang berlaku.

“InsyaAllah kita dorong UMK yang lebih berkeadilan, yang mencerminkan kebutuhan nyata para pekerja di Bandung. Kita juga harus memastikan buruh mendapat perlindungan sosial yang layak,” tegas Ketua DPW PKS Jabar tersebut.

Baca Juga :  Haru - Dhani Nomor Urut Dua, Haru: Dua Sama Dengan Do'a

Haru juga mengungkap rencana memperbanyak balai latihan kerja (BLK) dan pengembangan keahlian buruh, seperti yang telah dijalankan PKS. Langkah tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing pekerja di era persaingan global.

“Kita akan siapkan pusat-pusat pelatihan agar buruh bisa mengakses pendidikan kejuruan sesuai dengan minat dan kebutuhan pasar. Ini bukan hanya soal lapangan kerja, tapi juga meningkatkan kualitas hidup buruh secara menyeluruh,” jelas Haru.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tim Pembina Samsat Jawa Barat Laksanakan Uji Coba Samsat Pembantu Kabupaten Bogor di Jonggol dan Leuwiliang

15 Januari 2026 - 09:34 WIB

Jasa Raharja Samsat Rancaekek Perkuat Sinergi Pelayanan Santunan Melalui Kunjungan ke RSUD Cicalengka dan RS Kesehatan Kerja

15 Januari 2026 - 08:51 WIB

Jasa Raharja Kanwil Utama Jawa Barat Perkuat Sinergi dengan RS Hermina Soreang untuk Optimalisasi Pelayanan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

15 Januari 2026 - 08:29 WIB

Di Awal Tahun 2026, Jasa Raharja Karawang Dorong Kolaborasi Keselamatan melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas

14 Januari 2026 - 09:57 WIB

Tim Pembina Samsat Kabupaten Sukabumi I Cibadak Laksanakan Giat Penelusuran Pajak Kendaraan Bermotor

14 Januari 2026 - 09:36 WIB

Tingkatkan Keamanan Perjalanan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Strategis ke Kantor Pusat PO Sinar Jaya

14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Trending di Berita Daerah