Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 10 Okt 2024 10:36 WIB

Perburuhan Di Kota Bandung Terbilang Jauh Dari Ideal, Haru: Kolab Pemerintah Diperlukan


					Perburuhan Di Kota Bandung Terbilang Jauh Dari Ideal, Haru: Kolab Pemerintah Diperlukan Perbesar

BANDUNG – Kondisi perburuhan di Kota Bandung dianggap masih jauh dari kata ideal. Tidak sedikit pekerja yang belum mendapat hak-hak dasar, seperti upah layak, jaminan kesehatan, dan perlindungan kerja yang memadai.

Calon Wali Kota Bandung nomor urut 2, Haru Suandharu menyebut, persoalan kesejahteraan buruh bukan hanya terletak pada upah yang rendah, tetapi juga menyangkut minimnya akses terhadap pendidikan dan pelatihan kerja. Akhirnya, berdampak pada terbatasnya peluang karir serta ketidakmampuan buruh meningkatkan kualitas hidup.

“Kesejahteraan buruh bukan hanya soal upah, tetapi juga kesempatan untuk berkembang. Banyak buruh di Bandung yang tidak mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, dan ini perlu kita benahi bersama,” ujar Haru usai diskusi dengan serikat pekerja di Hotel Gino Feruci Bandung, Senin (9/10).

Baca Juga :  Aksi Penolakan Pembangunan Rumah Ibadah Masih Kerap Terjadi, Haru: Bangun Pemahaman Bersama

Menurut Haru, diperlukan kebijakan pro-buruh dengan meningkatkan standar upah minimum kota (UMK) yang lebih proporsional sesuai kebutuhan hidup layak di Bandung. Selain itu, perlu pengawasan ketenagakerjaan agar setiap perusahaan menjalankan kewajiban sesuai regulasi yang berlaku.

“InsyaAllah kita dorong UMK yang lebih berkeadilan, yang mencerminkan kebutuhan nyata para pekerja di Bandung. Kita juga harus memastikan buruh mendapat perlindungan sosial yang layak,” tegas Ketua DPW PKS Jabar tersebut.

Baca Juga :  Kunjungi Sentra Boneka, Haru: Ekosistem Kreatif Bandung Perlu Digenjot Lagi

Haru juga mengungkap rencana memperbanyak balai latihan kerja (BLK) dan pengembangan keahlian buruh, seperti yang telah dijalankan PKS. Langkah tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing pekerja di era persaingan global.

“Kita akan siapkan pusat-pusat pelatihan agar buruh bisa mengakses pendidikan kejuruan sesuai dengan minat dan kebutuhan pasar. Ini bukan hanya soal lapangan kerja, tapi juga meningkatkan kualitas hidup buruh secara menyeluruh,” jelas Haru.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tel-U Resmi Serahkan Video Pemutakhiran Penyandang Disabilitas kepada KND

20 April 2026 - 13:59 WIB

Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

17 April 2026 - 11:44 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385, KDS Jadikan Bedas Expo Jadi Penggerak Ekonomi di Tengah Bencana

17 April 2026 - 10:49 WIB

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

17 April 2026 - 07:54 WIB

Jasa raharja karawang berikan Pelayanan Kesehatan Gratis Kepada Penumpang dan Awak Kendaraan Umum di Terminal Tipe A Klari Kabupaten Karawang

17 April 2026 - 07:51 WIB

Gencarkan Gebyar Apresiasi, Wujudkan Kepatuhan Pajak

17 April 2026 - 07:48 WIB

Trending di Berita Daerah