Bandung – Klinik Utama Permata Hati berkomitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan cacat bawaan sejak sebelum kehamilan.
Bertepatan memperingati World Birt Defect Day, Klinik Utama Permata Hati yang berlokasi di Jalan TKI Raya No. 99A, Kabupaten Bandung
juga sebagai fasilitas layanan kesehatan ibu dan anak terus mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif.
“Kita memiiki layanan konsultasi prakonsepsi, pemeriksaan kehamilan rutin serta edukasi nutrisi maternal,” tutur Dokter Konsultan Fetomaternal Klinik Utama Permata Hati, Aloysius dalam siaran persnya, Senin 2 Maret 2026.
Cacat bawaan atau birth defects merupakan kondisi kelainan struktural maupun fungsional yang terjadi sejak dalam kandungan. Kondisi ini dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup anak, namun sebagian faktor risikonya diketahui dapat dicegah melalui intervensi dini.

Menurut Aloysius pencegahan cacat bawaan harus dimulai bahkan sebelum kehamilan terjadi. Banyak pasangan baru menyadari pentingnya kesehatan saat sudah hamil, padahal fase sebelum kehamilan sangat menentukan.
“Asupan asam folat, kontrol penyakit kronis seperti diabetes, serta skrining kesehatan awal merupakan langkah penting dalam menurunkan risiko kelainan bawaan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa deteksi dini melalui pemeriksaan antenatal yang teratur memungkinkan identifikasi faktor risiko lebih awal, sehingga intervensi dapat dilakukan secara optimal.
Faktor Risiko dan Pencegahan
Zeus Suryawan, Dokter Spesialis Kandungan di Klinik Utama Permata Hati, menjelaskan bahwa berbagai faktor dapat berkontribusi terhadap terjadinya cacat bawaan.

























