Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 3 Mar 2026 07:36 WIB

Peringatan World Birt Defect Day Klinik Utama Permata Hati Tingkatkam Pelayanan


					Peringatan World Birt Defect Day Klinik Utama Permata Hati Tingkatkam Pelayanan Perbesar

Bandung – Klinik Utama Permata Hati berkomitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan cacat bawaan sejak sebelum kehamilan.

Bertepatan memperingati World Birt Defect Day, Klinik Utama Permata Hati yang berlokasi di Jalan TKI Raya No. 99A, Kabupaten Bandung
juga sebagai fasilitas layanan kesehatan ibu dan anak terus mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif.

“Kita memiiki layanan konsultasi prakonsepsi, pemeriksaan kehamilan rutin serta edukasi nutrisi maternal,” tutur Dokter Konsultan Fetomaternal Klinik Utama Permata Hati, Aloysius dalam siaran persnya, Senin 2 Maret 2026.

Cacat bawaan atau birth defects merupakan kondisi kelainan struktural maupun fungsional yang terjadi sejak dalam kandungan. Kondisi ini dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup anak, namun sebagian faktor risikonya diketahui dapat dicegah melalui intervensi dini.

Menurut Aloysius pencegahan cacat bawaan harus dimulai bahkan sebelum kehamilan terjadi. Banyak pasangan baru menyadari pentingnya kesehatan saat sudah hamil, padahal fase sebelum kehamilan sangat menentukan.

“Asupan asam folat, kontrol penyakit kronis seperti diabetes, serta skrining kesehatan awal merupakan langkah penting dalam menurunkan risiko kelainan bawaan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa deteksi dini melalui pemeriksaan antenatal yang teratur memungkinkan identifikasi faktor risiko lebih awal, sehingga intervensi dapat dilakukan secara optimal.

Faktor Risiko dan Pencegahan

Zeus Suryawan, Dokter Spesialis Kandungan di Klinik Utama Permata Hati,  menjelaskan bahwa berbagai faktor dapat berkontribusi terhadap terjadinya cacat bawaan.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Operasi Gabungan Tim Pembina Samsat Garut Dalam Rangka Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

9 Juni 2026 - 18:45 WIB

Operasi Gabungan Tim Pembina Samsat Garut Dalam Rangka Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

9 Juni 2026 - 18:45 WIB

Jasa Raharja dan Samsat Kab. Bekasi Gandeng Koperasi luncurkan Samkopi dan Samkopdes

9 Juni 2026 - 18:29 WIB

Jasa Raharja Dan Bpjs Ketenagakerjaan Karawang Perkuat Sinergi Percepatan Jaminan Pelayanan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

9 Juni 2026 - 15:41 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan DPD Organda Jawa Barat Bahas Peningkatan Pelayanan Keterjaminan Penumpang Umum

9 Juni 2026 - 07:51 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan Dishub Bandung Barat Laksanakan Uji Petik Angkutan Umum di Terminal Lembang

9 Juni 2026 - 07:48 WIB

Trending di Berita Daerah