Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 18 Jul 2026 17:15 WIB

RS Maranatha Perkuat Peran sebagai Rumah Sakit Pendidikan melalui PPDS Obstetri dan Ginekologi


					RS Maranatha Perkuat Peran sebagai Rumah Sakit Pendidikan melalui PPDS Obstetri dan Ginekologi Perbesar

Bandung – Rumah Sakit (RS) Maranatha terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit pendidikan dalam mendukung penyelenggaraan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha (FK Maranatha).

Kehadiran program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan dokter spesialis yang kompeten, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan ibu dan perempuan di Indonesia.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama RS Maranatha, Dr. dr. Hendra Subroto, Sp.PK, mengatakan RS Maranatha memiliki peran strategis dalam mendukung proses pendidikan klinis peserta PPDS melalui penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang terintegrasi dengan kegiatan akademik.

Menurutnya, sebagai rumah sakit pendidikan, RS Maranatha menjalankan dua fungsi yang saling memperkuat, yakni memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat sekaligus menyediakan wahana pembelajaran klinis yang memenuhi standar bagi calon dokter spesialis.

Untuk mendukung peran tersebut, RS Maranatha terus mengembangkan berbagai fasilitas pelayanan, antara lain melalui pembaruan poliklinik, peningkatan sarana penunjang, serta penguatan kualitas layanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pelayanan dan pembelajaran klinis yang modern, berkualitas, dan nyaman bagi pasien.

“Pengembangan infrastruktur ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, sekaligus menyediakan fasilitas pembelajaran klinis yang memenuhi standar bagi peserta PPDS,” ujar Hendra di Bandung, Jumat (17/7/2026).

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Perkuat Budaya Risiko untuk Dorong Transformasi Pelayanan kepada Masyarakat melalui Risk Townhall 2026

19 Agustus 2026 - 10:52 WIB

13 Ribu Mahasiswa Baru UPI Donasikan Pohon, Wujudkan Kampus Hijau

19 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Respon Cepat Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya terhadap Kecelakaan Maut di Jamanis

18 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Jasa Raharja Maknai Keselamatan sebagai Salah Satu Wujud Kemerdekaan

18 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Dari Botol Bekas Jadi Meja dan Kursi: Dosen Universitas Widyatama Latih Warga Binaan Lapas Sukamiskin Berkreasi dengan Ecobrick

18 Agustus 2026 - 13:39 WIB

BNNP Jabar Bongkar Peredaran 5 Kg Sabu di Depok, WN Iran Diburu

18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Trending di Terkini