Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Pendidikan · 21 Jul 2026 13:11 WIB

Rektor UPI: Alumni Harus Berintegritas, Dipercaya, dan Mampu Menyelesaikan Masalah


					Rektor UPI: Alumni Harus Berintegritas, Dipercaya, dan Mampu Menyelesaikan Masalah Perbesar

BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia kembali mewisuda 999 lulusan program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) pada Wisuda Gelombang III yang digelar Selasa (21/7/2026). Para lulusan berasal dari seluruh kampus UPI, baik kampus pusat maupun kampus daerah.

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Didi Sukyadi mengatakan, penyelenggaraan wisuda terus disempurnakan, tidak hanya dari sisi pelaksanaan, tetapi juga melalui penguatan pesan-pesan moral kepada para lulusan. Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga integritas sebagai bekal memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

“Kami ingin para lulusan tidak hanya menjadi orang yang pintar, tetapi juga memiliki integritas. Ketika mereka berkarya di masyarakat, mereka diharapkan mampu memberikan manfaat sekaligus menjadi teladan melalui nilai-nilai yang mereka pegang,” ujarnya.

Baca Juga :  ITB Mewisuda 2.727 Jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor, Ini Kata Prof Tata

Menurut Didi, lulusan harus mampu menjaga diri dari berbagai tindakan yang bertentangan dengan nilai moral dan etika. Karakter yang kuat, kata dia, menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik.

Ia juga menekankan bahwa kepercayaan merupakan aset utama yang harus dimiliki setiap lulusan. Alumni diharapkan menjadi pribadi yang dipercaya oleh rekan kerja, atasan, maupun masyarakat. Selain itu, mereka juga dituntut memiliki kemampuan sebagai problem solver dengan kapabilitas yang tinggi agar mampu beradaptasi dan bersaing di berbagai sektor.

Baca Juga :  ITB Mewisuda 2.727 Jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor, Ini Kata Prof Tata

Menanggapi kondisi ekonomi dan sosial yang masih menghadapi berbagai tantangan, Didi menilai situasi tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami banyak negara di dunia. Karena itu, alumni UPI diharapkan hadir sebagai bagian dari solusi, bukan justru menambah persoalan.

“Daripada sibuk menyalahkan masyarakat atau pemerintah, lebih baik para lulusan mampu menghadirkan solusi atas persoalan yang ada. Itulah peran yang kami harapkan dari alumni UPI,” katanya.

Melalui pesan tersebut, Didi berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dengan memadukan kompetensi akademik, integritas, serta kemampuan menyelesaikan persoalan sebagai bekal menghadapi dinamika zaman.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

13 Ribu Mahasiswa Baru UPI Donasikan Pohon, Wujudkan Kampus Hijau

19 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Dari Botol Bekas Jadi Meja dan Kursi: Dosen Universitas Widyatama Latih Warga Binaan Lapas Sukamiskin Berkreasi dengan Ecobrick

18 Agustus 2026 - 13:39 WIB

UPI Didorong Beri Masukan Strategis untuk Kebijakan Pendidikan Nasional

18 Agustus 2026 - 12:31 WIB

UPI Dorong Budaya Riset Pelajar Indonesia di Kinabalu melalui Workshop Penyusunan Proposal Penelitian

17 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Raih Gelar Doktor Ilmu Politik, Muhamad Iqbal Soroti Keamanan Societal Masyarakat Hukum Adat Baduy Dalam

14 Agustus 2026 - 16:39 WIB

UPI Dampingi PKK Cigugur Girang Kelola Limbah Pertanian Menjadi Eco-Enzyme Berbasis IoT

13 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Trending di Pendidikan