BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia kembali mewisuda 999 lulusan program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) pada Wisuda Gelombang III yang digelar Selasa (21/7/2026). Para lulusan berasal dari seluruh kampus UPI, baik kampus pusat maupun kampus daerah.
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Didi Sukyadi mengatakan, penyelenggaraan wisuda terus disempurnakan, tidak hanya dari sisi pelaksanaan, tetapi juga melalui penguatan pesan-pesan moral kepada para lulusan. Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga integritas sebagai bekal memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
“Kami ingin para lulusan tidak hanya menjadi orang yang pintar, tetapi juga memiliki integritas. Ketika mereka berkarya di masyarakat, mereka diharapkan mampu memberikan manfaat sekaligus menjadi teladan melalui nilai-nilai yang mereka pegang,” ujarnya.
Menurut Didi, lulusan harus mampu menjaga diri dari berbagai tindakan yang bertentangan dengan nilai moral dan etika. Karakter yang kuat, kata dia, menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik.
Ia juga menekankan bahwa kepercayaan merupakan aset utama yang harus dimiliki setiap lulusan. Alumni diharapkan menjadi pribadi yang dipercaya oleh rekan kerja, atasan, maupun masyarakat. Selain itu, mereka juga dituntut memiliki kemampuan sebagai problem solver dengan kapabilitas yang tinggi agar mampu beradaptasi dan bersaing di berbagai sektor.
Menanggapi kondisi ekonomi dan sosial yang masih menghadapi berbagai tantangan, Didi menilai situasi tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami banyak negara di dunia. Karena itu, alumni UPI diharapkan hadir sebagai bagian dari solusi, bukan justru menambah persoalan.
“Daripada sibuk menyalahkan masyarakat atau pemerintah, lebih baik para lulusan mampu menghadirkan solusi atas persoalan yang ada. Itulah peran yang kami harapkan dari alumni UPI,” katanya.
Melalui pesan tersebut, Didi berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dengan memadukan kompetensi akademik, integritas, serta kemampuan menyelesaikan persoalan sebagai bekal menghadapi dinamika zaman.































