Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 21 Nov 2024 14:00 WIB

Sukses Realisasikan PLTS Atap di 7 Sekolah, Pemprov Jabar Targetkan Jumlah Serupa di 2025


					Sukses Realisasikan PLTS Atap di 7 Sekolah, Pemprov Jabar Targetkan Jumlah Serupa di 2025 Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat merealisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di tujuh sekolah, melalui APBD 2024.

Jumlah serupa, juga kembali ditargetkan dapat dibangun Pemprov Jabar, pada 2025 mendatang melalui APBD.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menuturkan, kehadiran PLTS atap di tujuh sekolah yang telah dibangun diharapkan dapat membantu pengelola sekolah, khususnya dalam mengurangi beban operasional biaya listrik.

“Juga menambah pengetahuan siswa,” ujar Bey Machmudin di Hotel Pullman, Kota Bandung, Kamis 21 November 2024.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Apresiasi Lima Atlet Jabar yang Lolos Olimpiade Paris 2024

Selain itu dia juga berharap, ada perusahaan yang dapat membantu untuk membangun PLTS atap di sekolah, melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

Mengingat biaya yang dibutuhkan untuk mewujudkan satu unit PLTS atap di sekolah, setidaknya perlu biaya sekitar Rp700 juta.

“Karena sangat baik, mengurangi polusi juga,” ucapnya.

Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karyaguna menyambut baik, dengan adanya pembangunan PLTS atap di sekolah.

Dia memastikan, DPRD Jabar akan mendukung penuh baik dari sisi kebijakan, termasuk penganggaran, dalam membangun PLTS atap di sekolah-sekolah, seperti SMA dan SMK.

Baca Juga :  Bey Machmudin Minta KBB Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Longsor

“Termasuk pengawasan dan berharap Provinsi Jawa Barat nanti jadi pelopor terbaik dalam sektor energi baru terbarukan ini,” terangnya.

Walaupun diakuinya tidak mudah, karena butuh investasi besar dalam merealisasikan pembangunan PLTS atap di sekolah.

Wajar sambung dia, dari masing-masing sekolah yang telah dibangun, baru terwujud 30 persen karena tingginya biaya investasi PLTS atap.

“Saya tadi tanya kenapa tidak 100 persen? Ternyata terbentur biayanya mahal. Instalasinya mahal,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 130 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Akhiri Lawan Arus, Wujudkan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas

29 Juli 2026 - 18:39 WIB

Jasa Raharja Bersama Lima Pilar Keselamatan Laksanakan Survei Lapangan pada Titik Prioritas di Kabupaten Subang

29 Juli 2026 - 07:09 WIB

Film Pendek “Jante Arkidam” Tampil pada Exhibition Arts Festival #12 Kolaborasi ISBI Bandung dan Yayasan Pakalangan Hadirkan Ekranisasi Puisi Ajip Rosidi dalam Medium Sinema

28 Juli 2026 - 22:12 WIB

Jasa Raharja Laksanakan Survey Pasca Bayar Tagihan Rumah Sakit sebagai Wujud Pelayanan Prima kepada Korban Kecelakaan

28 Juli 2026 - 18:32 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Ciamis Gelar Operasi Gabungan dan Berikan Apresiasi kepada Wajib Pajak Taat

28 Juli 2026 - 18:30 WIB

Perkuat Keselamatan Pelayaran di Waduk Jatiluhur, Jasa Raharja Bersama Satpel Jatiluhur dan KSOP Patimban Edukasi Operator Kapal

28 Juli 2026 - 18:24 WIB

Trending di Berita Daerah