Menu

Mode Gelap
12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025 Kedai 181! Nikmati Bakmi hingga Ayam Tangkap Khas Aceh dengan Cita Rasa Autentik SBM ITB Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing: Campus for Impact ICMEM SBM ITB 2025: Membangun Keberlanjutan Industri di Indonesia Vera Deliana Rahayu: Anak Muda Harus Berani Inovasi di Industri Teh Lokal

Berita Daerah · 7 Nov 2024 12:04 WIB

TV dan Radio Masih Menjadi Primadona Bagi Masyarakat Tuk Sajikan Informasi Terpercaya Ketimbang Medsos?


					TV dan Radio Masih Menjadi Primadona Bagi Masyarakat Tuk Sajikan Informasi Terpercaya Ketimbang Medsos? Perbesar

BANDUNG – KBRN, Bandung: 27 November menjadi momentum besar bagi masyarakat khususnya di Jawa Barat untuk menentukan siapakah kepala daerah yang akan meneruskan estafet pembangunan Jabar untuk 5 tahun yang akan datang.

Namun sampai hari ini masih banyak ditemukan masyarakat yang belum mengenal siapa saja calon yang ber kontestasi baik dalam pilgub maupun pilwalkot ataupun pilbup.

Hal ini pun menjadi tanggung jawab seluruh pihak termasuk lembaga penyiaran, untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat, agar masyarakat memahami seperti apa visi misi dari seluruh calon hingga rekam jejak seluruh calon.

Baca Juga :  Bey Machmudin Pastikan Jabar Siap Jaga Kondusivitas Pilkada Serentak 2024

Pasalnya dijelaskan, Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet menurut hasil riset 2024 yang dilakukan KPID, masyarakat masih menjadikan TV dan Radio sebagai sumber informasi terpercaya terlebih dalam informasi politik ketimbang media sosial.

“Dalam konteks pilkada ini, hasil penelitian kami, ternyata masyarakat ini masih mempercayai informasi politik dari TV dan radio ketimbang medsos,” Ungkapnya dalam kegiatan Literasi Media dengan tajuk, Lembaga Penyiaran dan Masa Depan Demokrasi dalam Pilkada di Jawa Barat Tahun 2024, yang digelar di Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Kamis (7/11/2024).

Baca Juga :  Silaturahmi ke Golkar, PDI Perjuangan Jabar Buka Peluang Koalisi Hadapi Pilkada 2024

Meski begitu, Adiyanapun mengingatkan lembaga penyiaran di seluruh Jawa Barat agar netral, berimbang, tidak partisan, dan menjunjung tinggi integritasnya dalam memberikan informasi kepada masyarakat terlebih dalam berita politik.

“Pilar ke 4 Demokrasi itu media, termasuk lembaga penyiaran, atas dasar itu berdasarkan UU 32 tahun 2002, sebagai media yang menggunakan, lembaga penyiaran untuk kepentingan publik bukan untuk kelompok tertentu,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bencana Longsor di Cisarua KBB, Relawan Hulubalang Indonesia Turun ke Zona A1–A2

1 Februari 2026 - 10:56 WIB

Longsor Cisarua, Begini Kata Dosen Bidang Ahli Geografi Fisik dengan Keahlian bidang kompetensi Mitigasi Bencana UPI

30 Januari 2026 - 16:24 WIB

Jasa Raharja Bandung Kurangi Angka Kecelakaan Lalu Lintas Lewat Program PPKL di SMAN 10 Bandung

29 Januari 2026 - 23:33 WIB

Wujud Kepedulian, Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat Hadir Dampingi Korban Kecelakaan di Kabupaten Bandung Barat

29 Januari 2026 - 23:23 WIB

Jasa Raharja Gelar Layanan Kesehatan Gratis Di Teminal Bus Kota Bekasi

29 Januari 2026 - 23:16 WIB

Tim Pembina Samsat Kota Sukabumi Gelar Operasi Pajak Kendaraan Bermotor di Kecamatan Ciaul

29 Januari 2026 - 21:33 WIB

Trending di Berita Daerah