Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Bandung · 28 Agu 2025 18:00 WIB

UPI Resmikan Migran Center oleh Menteri P2MI


					UPI Resmikan Migran Center oleh Menteri P2MI Perbesar

BANDUNG – Peresmian Migran Center Lulusan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dilakukan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, pada Kamis (28/8/2025).

Pembukaan Migran Center UPI mendapat perhatian besar dari kalangan pemerintah yang hadir, salah satunya Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.

Abdul menyebutkan, pengiriman tenaga kerja ke luar negeri melalui Migran Center UPI merupakan jalur resmi melalui jalur pemerintah. Para lulusan UPI yang bekerja di luar negeri menjadi terlindungi dari risiko yang tidak diinginkan. 

“Kualitas dan kemampuan para lulusan UPI yang meminati kerja di luar negeri. Apalagi, UPI kini menjadi universitas terbaik di Indonesia dan urutan kelima terbaik di Asia tahun 2025,” kata dia.

Baca Juga :  Civitas Akademika UPI Unjuk Gigi: Rendi Setia Maulana Sabet Medali Perak Asian Games 2026

Dia memberi gambaran perbandingan upah kerja atau gaji di luar negeri, misalnya di Korea lulusan SMP saja dirupiahkan minimal Rp 20 juta per bulan, di Jepang Rp 20-25 juta, di Kanada Rp 60-an juta, Australia, dan lainnya.

“Apalagi besaran bagi tenaga berkeahlian dengan pendidikan lebih tinggi sesuai pesanan perusahaan pengguna,” ujar Abdul.

Sementara itu, Rektor UPI Prof Didi Sukyadi menyebutkan pemerintah memberikan dukungan berupa pinjaman bank dengan bunga maksimal 6 persen.

“Secara hitungan, uang pinjaman itu bisa lunas hanya dalam waktu dua bulan kerja, sebab upah di luar negeri itu bagus,” ujar Prof Didi.

Baca Juga :  UPI Raih Anugerah Media Humas Kategori Media Audiovisual Kementerian Komdigi 2025

Sebagai catatan, Migran Center UPI merupakan salah satu upaya UPI memikirkan agar para lulusannya mudah memperoleh pekerjaan.

Permintaan langsung dari sejumlah pihak di luar negeri bermunculan meminati banyak lulusan UPI yang kemudian pengiriman tenaga kerja bekerjasama dengan Kementerian P2MI agar resmi dan memperoleh perlindungan pemerintah. UPI tidak ingin para lulusannya kesulitan kerja, maka pilihan kerja di luar negeri dibuka lebar.

Migran Center UPI merupakan salah satu upaya perguruan tinggi ini untuk memanfaatkan berbagai peluang kerja, termasuk di luar negeri. Apalagi pada sejumlah negara, seperti Jepang, Korea, Arab Saudi, dsb, sudah ada peminat langsung terhadap lulusan UPI untuk jurusan keahlian tertentu. 

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gerak Cepat, Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan bagi 11 Korban KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Dies Natalis ke-72 UPI: Dorong Hasil Riset Dosen Jadi Produk Massal dan Startup

20 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Jasa Raharja Sukabumi Hadiri Kegiatan Tali Ka Asih 2026 Grab Sukabumi, Perkuat Pesan Keselamatan Berlalu-lintas

20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

“SAFE RIDING, SAFE JOURNEY, SAFE LIFE” Jasa Raharja Pelatihan Safety Riding Di PT Bridgestone Tire Indonesia

20 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jasa Raharja Dukung Operasi Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor di Pospol Ciganea, Dorong Kepatuhan Pajak dan Permudah Pembayaran di Lokasi

20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Perkuat Sinergi, Optimalkan Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas

20 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Trending di Berita Daerah