Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 23 Agu 2024 11:08 WIB

Tingkat Partisipatif Menurun, Bawaslu Sosialisasi Bersama Organisasi Kepemudaan Tuk Gairahkan Kembali Pilkada Serentak


					Tingkat Partisipatif Menurun, Bawaslu Sosialisasi Bersama Organisasi Kepemudaan Tuk Gairahkan Kembali Pilkada Serentak Perbesar

BANDUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandung mengungkapkan, bahwa tingkat partisipatif pada Pemilu 2024 mengalami penurunan.

Anggota Bawaslu Kota Bandung Muhammad Ardiansyah Prayuda mengatakan bahwa tingkat partisipatif Pemilu 2024 hanya sampai 83 persen. Angka tersebut tentunya mengalami penurunan dibandingkan dengan Pemilu tahun 2019 lalu.

“Sekitar 4 persen penurunan. Kami berupaya dari segi partisipatif pengawasan bisa meningkat,” kata Ardiansyah dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Bersama Organisasi Kepemudaan di Kota Bandung pada Pemilihan Serentak 2024, Jumat (23/8/2024).

Baca Juga :  Launching Pojok Pengawasan Bawaslu Kota Bandung: Ramah Masyarakat

“Kami mengadakan sosialisasi pada hari ini dalam rangka pemilihan serentak, memang kalau kita mengevaluasi kepada Pemilu kemarin, tingkat partisipasi-nya menurun,” tambahnya.

Hal tersebut, lanjut Ardiansyah, disebabkan kurangnya sosialisasi dan peran aktif dari organisasi kepemudaan.

“Ini menjadi PR kita bersama yang sangat berat. Karena memang mengingat Pemilu kemarin dengan tingkat kerawanan yang banyak dan pemilih yang tidak memilih, itu yang menjadi tugas berat kami di Bawaslu,” tuturnya.

Ardiansyah menjelaskan bahwa Pilkada Serentak 2024 kali ini dalam satu TPS maksimal ada 600 pemilih. Jadi, kata dia, jumlah tps di Kota Bandung ada sekitar 3.550.

Baca Juga :  Launching Pojok Pengawasan Bawaslu Kota Bandung: Ramah Masyarakat

Oleh karena itu, dia berharap organisasi kepemudaan bisa membantu Bawaslu Kota Bandung dari segi pengawasan partisipatif.

“Jadi memang peran masyarakat dalam pengawasan untuk memberikan pengawasan dan mencegah pelanggaran. Kami berharap banyak partisipasi rekan-rekan. Semoga partisipasi di Kota Bandung bisa meningkat sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berjalan lancar,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Era Kerja Hybrid Dimulai, Point Lab Tangkap Peluang Ekspansi di Jakarta dan Bandung Menyambut Era Kerja Hybrid Nasional: Respons atas Kebijakan WFH bagi ASN, Swasta, BUMN, dan BUMD

20 April 2026 - 18:57 WIB

Tel-U Resmi Serahkan Video Pemutakhiran Penyandang Disabilitas kepada KND

20 April 2026 - 13:59 WIB

Sebagai Bentuk Apresiasi,  Jasa Raharja Cabang Cirebon Gencarkan Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak

20 April 2026 - 06:59 WIB

Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

17 April 2026 - 11:44 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385, KDS Jadikan Bedas Expo Jadi Penggerak Ekonomi di Tengah Bencana

17 April 2026 - 10:49 WIB

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

17 April 2026 - 07:54 WIB

Trending di Berita Daerah