Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 22 Nov 2024 16:00 WIB

41 Ribu Peserta Gunakan Sarung Tenun Majalaya, Pemprov Jabar Sabet Rekor MURI  


					41 Ribu Peserta Gunakan Sarung Tenun Majalaya, Pemprov Jabar Sabet Rekor MURI    Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) baru saja memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), setelah menginisiasi penggunaan sarung tenun serentak yang diikuti 41 ribu peserta, Jumat 22 November 2024.

Sarung tenun Majalaya dicoba Pemprov Jabar, untuk dipromosikan secara luas salah satunya melalui momen pemecahan rekor MURI ini.

Pemecahan rekor MURI ini diikuti oleh seluruh ASN Pemprov Jabar, ASN 27 kabupaten/kota, perwakilan Kementerian Pertahanan, TNI, Bank Indonesia Jabar, OJK, Bank BJB dan stakeholders lain, dimana dilakukan secara hybrid, dengan titik utamanya di Gedung Sate, Kota Bandung.

Baca Juga :  Jawa Barat Hibahkan Sistem Merit Kepegawaian kepada Pemkab Sijunjung

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin yang tengah berada di Kabupaten Bogor, dalam sambutannya secara daring mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sekedar memecahkan rekor MURI.

Tapi ada tujuan lain yang lebih besar kata Bey Machmudin, yakni bagaimana menghormati budaya serta mendukung perekonomian masyarakat, dengan memasifkan promosi sarung tenun Majalaya.

Terlebih sarung lanjut dia, bukan hanya sekedar kain. Melainkan cerminan filosofi kehidupan yang bermakna sederhana, rapi serta santun.

Baca Juga :  Berbunga Tinggi, Bey Machmudin Tegas Tolak Obligasi Daerah

“Sarung tenun Majalaya, sebagai wastra Jawa Barat sejak 1930 memiliki nilai sejarah, budaya dan ekonomi yang luar biasa. Kegiatan ini menjadi momentum bersama dalam menjaga identitas budaya, sekaligus mendukung program nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia,” ujar Bey Machmudin.

Dia mengapresiasi, kepada semua pihak yang telah mendukung untuk kembali membudayakan sarung tenun Majalaya dalam momen pemecahan rekor MURI ini.

Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Petani penyewa lahan PTPN di Pangalengan Dipolisikan Gegara Diduga Lakukan Pengrusakan Perkebunan PTPN

12 Maret 2026 - 17:28 WIB

Summarecon Mall Bandung Hadirkan “Harmony of Ramadan”, Hiburan Budaya hingga Festival Kuliner

12 Maret 2026 - 13:11 WIB

Jasa Raharja Turut Serta Melakukan Ramcheck dengan Dishub Karawang Menjelang Lebaran 2026

12 Maret 2026 - 10:26 WIB

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

12 Maret 2026 - 09:45 WIB

Jasa Raharja Siap Siaga Hadapi Lebaran 2026, Kanwil Jawa Barat Gelar Apel Kesiapsiagaan

12 Maret 2026 - 09:38 WIB

Diskusi KUHAP Baru: Dr. Parlindungan Banjarnahor Sebut Advokat Harus Siap

12 Maret 2026 - 00:06 WIB

Trending di Berita Daerah