Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 20 Nov 2024 17:50 WIB

Rusunawa Rancaekek dan Solokan Jeruk Sudah 80 Persen Rampung, Siap Tampung 116 KK PPKS di Akhir 2024


					Rusunawa Rancaekek dan Solokan Jeruk Sudah 80 Persen Rampung, Siap Tampung 116 KK PPKS di Akhir 2024 Perbesar

BANDUNG – Rusunawa atau apartemen transit yang dibangun pemerintah pusat, di Rancaekek dan Solokan Jeruk telah rampung 80 persen.

Diharapkan dua tower tersebut, sudah dapat dimanfaatkan oleh 116 kepala keluarga (KK), penerima manfaat program Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menerangkan, setelah pembangunannya rampung, Rusunawa Rancaekek dan Solokan Jeruk ini akan dikelola oleh pemerintah provinsi melalui Disperkim.
“Kami sedang mempersiapkan skema program, terobosan lintas kementerian. Kemendagri, Kementerian Perumahan dan Permukiman dan Mensos, bersinergi dengan Pemprov Jabar juga dengan kabupaten/kota Bandung Raya. Yakni program penanganan PPKS, melalui fasilitas rusunawa dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Sekda Herman usai meninjau Rusunawa Solokan Jeruk, Rabu 20 November 2024.
“Kami melakukan finalisasi data calon peserta program PPKS perkotaan. Ada dua tower, kapasitas (masing-masing tower) 58 unit dan saat ini finishing. In Syaa Allah Desember ini selesai dan diserahterimakan dari kementerian ke Pemprov,” imbuhnya.
Dia melanjutkan, dengan adanya rusunawa ini diharapkan masyarakat miskin ekstrem di wilayah perkotaan Bandung Raya dapat terbantu.
Terlebih biaya sewa yang akan dibebankan sangat murah, karena mendapat subsidi dari Pemprov Jabar.
“Mudah-mudahan bisa naik kelas. Keluar dari zona miskin ekstrem jadi keluarga mampu,” harapnya.
Masing-masing unit lanjut Sekda Herman, berukuran tipe 36 yang sudah dilengkapi dengan perabotan. Sehingga, masyarakat yang terpilih dapat langsung menikmati.
Hanya saja rusunawa ini sambung dia, bersifat sementara dan berlaku selama 6-12 bulan untuk masing-masing kepala keluarga.
“Mereka juga nanti akan mendapatkan pembinaan, pelatihan dan pendampingan,” ucapnya.
Sementara Kepala Disperkim Jabar Indra Maha menambahkan, pihaknya siap mengelola hibah dua tower tersebut dalam rangka pengentasan kemiskinan di Jabar, khususnya Bandung Raya.
“Kami rutin melakukan pembinaan, dengan adanya program ini akan kita tingkatkan. Kolaborasi bersama perusahaan melalui CSR, supaya kemampuan (masyarakat) meningkat,” terangnya.
Artikel ini telah dibaca 164 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sampaikan Nota Pembelaan, Mantan Kepala Unit BRI Surapati Yakin Tak Bersalah

6 Juni 2026 - 16:41 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Bahas Strategi Kolaboratif Bersama Tim Pembina Samsat dan Pertamina Patra Niaga

6 Juni 2026 - 09:26 WIB

Dorong tertib Administrasi dan Perkuat Kolaborasi, Jasa Raharja Cabang Cirebon Bersama Tim Pembina Samsat Kuningan Melaksanakan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor Di Kab Kuningan

5 Juni 2026 - 16:36 WIB

Jasa Raharja Purwakarta Perkuat Sinergi FLLAJ untuk Tekan Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas

5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Pajak dan Validitas Data, Tim Samsat Induk Indramayu Gelar Koordinasi Tindak Lanjut Rekomendasi Pembina Samsat Nasional

5 Juni 2026 - 16:31 WIB

Jasa Raharja Sukabumi Dorong Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Melalui Program Sigap Dan Panah Pasopati

5 Juni 2026 - 16:28 WIB

Trending di Berita Daerah