BANDUNG – Ganesha Business Festival (GBF) 2026 kembali diselenggarakan oleh Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) sebagai ajang tahunan yang menghadirkan ekshibisi berbagai inovasi, kreativitas, dan karya bisnis mahasiswa di Sawarga Courtyard, Summarecon Mall Bandung ini mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology” pada Sabtu (30/5/2026).
Melalui tema tersebut, GBF 2026 menyoroti pentingnya peran manusia di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Festival ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan bagaimana kreativitas, empati, dan kemampuan berpikir manusia tetap menjadi elemen penting dalam menciptakan inovasi yang bermakna.
“GBF membawa pesan bahwa di era sekarang ini manusia harus tetap memimpin dan berjalan berdampingan dengan teknologi. Ketika teknologi terus berkembang, manusialah yang harus tetap menjadi pemimpin,” ujar Naura Tsabita Wibowo selaku Project Officer GBF 2026.
Wakil Dekan Bidang Akademik SBM ITB, Dr. rer. pol. Eko Agus Prasetio, ST, MBA, CIM®️ mengatakan memang GBF ini acara tahunan sebagai ajang showcase untuk berbagai mata kuliah di SBM ITB. GBF ini menjadi ajang bagi mahasiswa SBM untuk memperlihatkan karya-karya inovatif, prototype atau purwarupa, serta ide-ide kreatif.
“Sehingga mahasiswa tidak hanya belajar bisnis secara langsung, tetapi juga bisa mendapatkan feedback dari masyarakat umum mengenai hal yang mereka lakukan sejauh ini,” jelas Wakil Dekan Bidang Akademik SBM ITB, Dr. rer. pol. Eko Agus Prasetio, ST, MBA, CIM®️.
GBF 2026 menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai dari exhibition showcase, business showcase, pitching session, investor hunt, talkshow, performance, hingga games interaktif. Sebanyak lebih dari 70 booth turut meramaikan exhibition showcase.
Booth-booth tersebut berasal dari berbagai mata kuliah, termasuk Business Practice, Business Ecosystem, Business Prototyping, Integrated Business Experience (IBE), Pengantar Rekayasa dan Desain (PRD), serta Experience Based Management Learning (GBML). Selain booth mahasiswa, GBF 2026 juga menghadirkan tenant eksternal, food tenant, dan berbagai aktivitas interaktif yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Ekshibisi GBF 2026 kali ini berhasil menarik antusiasme masyarakat dengan menghadirkan lebih dari 4.500 pengunjung.
Selain itu,mahasiswa Entrepreneurship 2026 Keishandita Ergitamanda menambahkan antusiasme pengunjung juga dirasakan oleh para peserta pameran. GBF tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya. Banyak guest star yang seru dan sangat relate dengan Gen Z.
Samala Wangsa Sumule dari SBM 28 menyampaikan bahwa GBF menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan hasil karya mereka secara langsung kepada masyarakat.
“Di acara ini kita bisa menunjukkan produk yang sudah kita buat, dan dari feedback pengunjung kita juga bisa mendapatkan gambaran untuk melakukan improvement,” ujarnya.
Selain menghadirkan pameran bisnis mahasiswa, GBF 2026 juga diramaikan dengan sesi talkshow bersama Pasming Based (Ahmad Dekatama) yang memberikan wawasan mengenai kreativitas dan inovasi di era digital, serta special performance dari NPD (New Pusat Dunia) yang turut menarik antusiasme pengunjung.
Penyelenggaraan GBF 2026 turut didukung oleh berbagai sponsor dan mitra yang berperan dalam mendukung terciptanya ruang inovasi dan kolaborasi bagi generasi muda. Dukungan tersebut datang dari berbagai sektor industri, di antaranya Zurich, Pertamina, BYD, PLN, Pelindo, Krom Bank, Paragon, Maiimi, BTN, dan Frisian Flag. Kolaborasi lintas industri ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan kreativitas, kewirausahaan, serta inovasi berkelanjutan di kalangan mahasiswa dan generasi muda Indonesia.


























