SURABAYA – Di Jalan Kebon Rojo Nomor 10, ada gedung yang sudah melewati tiga zaman. Dulu sekolah elite tempat Soekarno belajar, kemudian menjadi kantor pos, dan tiga tahun yang lalu PT Pos Properti Indonesia bersama PT Ruang Kreatif Pos menyulapnya menjadi Pos Bloc Surabaya.
Sebuah creative hub seluas 1,2 hektare di atas lahan eks Kantor Pos Pusat Surabaya, tempat sejarah, budaya, kuliner, dan kreativitas bertemu dalam satu kawasan.
Chief Business Development & Hospitality Officer PT Pos Properti Indonesia, Endro Tjahjono, mengatakan bahwa perjalanan Pos Bloc Surabaya selama ini membuktikan satu hal.
“Kawasan ini bukan sekadar properti komersial. Dua tahun berjalan, kami melihat sendiri bagaimana masyarakat merespons, mereka tidak hanya datang, tapi kembali lagi. Kini dengan hadirnya 10 Regentstraat, ekosistem kawasan ini semakin lengkap dan semakin dekat,” ujarnya.
Heritage dining tengah menjadi tren yang tak terbendung di kalangan masyarakat urban Indonesia. Bukan sekadar soal makanan, generasi muda kini semakin mencari pengalaman bersantap yang bermakna, misalnya ruang-ruang yang menceritakan sesuatu, yang terasa hidup, yang punya sejarah di balik dindingnya. Menjawab antusiasme tersebut, 10 Regentstraat kini hadir sebagai destinasi kuliner heritage di Jalan Kebon Rojo Nomor 10, Pos Bloc Surabaya, dan mulai dibuka untuk umum pada 1 Mei 2026.
Kehadiran 10 Regentstraat merupakan langkah awal dari pengembangan Pos Bloc Surabaya, creative hub seluas 1,2 hektare yang PT Pos Properti Indonesia kembangkan sebagai pusat ruang publik baru di Surabaya Utara. Restoran ini hadir sebagai anchor pertama yang akan menarik kunjungan dan menghidupkan ekosistem kawasan, sebelum fasilitas-fasilitas lain seperti hangar pertunjukan berkapasitas 1.500 orang, ruang kriya lokal, dan program edukasi sejarah turut hadir secara bertahap.
Berbeda dengan restoran pada umumnya, 10 Regentstraat menghadirkan pengalaman bersantap yang unik yaitu memadukan cita rasa dengan cerita. Bangunan berstatus cagar budaya tipe A ini sengaja disentuh seminimal mungkin yang terlihat dari jendela-jendela besar, langit-langit tinggi, dan dinding bata asli berusia ratusan tahun dibiarkan berbicara sendiri.
Yang ditambahkan hanya pencahayaan temaram yang mempertegas atmosfer tempo dulu, menciptakan suasana hangat dan intim yang tidak akan ditemukan di tempat makan mana pun.
Menu yang tersaji pun dirancang sebagai perjalanan rasa yaitu persilangan budaya Nusantara dan Belanda yang mencerminkan sejarah kota Surabaya itu sendiri. Tersedia Bitterballen sebagai camilan klasik peninggalan kolonial, Klappertaart dengan lapisan karamel khas Belanda, Karedok dengan bumbu kacang segar khas Sunda, hingga Limun Cap Badak minuman jadul manis-asam yang membawa ingatan ke masa silam, dan masih banyak menu lainnya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turut hadir langsung dalam peresmian pada 29 April 2026. 10 Regentstraat berlokasi di Pos Bloc Surabaya, Jalan Kebon Rojo Nomor 10 mudah dijangkau, penuh cerita, dan terbuka setiap hari untuk umum. Bagi pelaku usaha dan mitra yang tertarik
menjadi bagian dari ekosistem Pos Bloc Surabaya, informasi peluang kolaborasi dapat diakses melalui info@posproperti.co.id atau WhatsApp ke +62 821-2100-3636.–
Tentang PT Pos Properti Indonesia
Berdiri sejak 31 Desember 2013, PT Pos Properti Indonesia merupakan anak usaha dari PT Pos Indonesia (Persero) yang berfokus pada pengembangan aset properti strategis. Dengan visi menjadi jenama properti terpilih dan paling menguntungkan di Indonesia, perusahaan ini menjalankan lima unit bisnis utama: Building Management, Hospitality Business, Property
Leasing, Real Estate Development, serta Design & Construction. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.posproperti.co.id.




























