Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 16 Nov 2025 13:30 WIB

Bantah Miliki Bisnis Tambang, Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Tribunnews Bogor Klarifikasi Dan Hapus Video Hoaks


					Bantah Miliki Bisnis Tambang, Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Tribunnews Bogor Klarifikasi Dan Hapus Video Hoaks Perbesar

INDRAMAYU — Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, secara tegas membantah informasi yang beredar dalam video kanal media sosial Tribunnews Bogor yang menyatakan dirinya memiliki bisnis pertambangan.

Ia menilai berita tersebut merupakan hoaks yang merugikan dan tidak berdasar.

Dalam keterangan resminya, Ono menegaskan bahwa sejak lama ia hanya menggeluti usaha di bidang perikanan, khususnya penyediaan sarana dan prasarana budidaya serta pertambakan.

Ia menyoroti adanya kemungkinan kesalahan penggunaan istilah “Pertambakan” yang merujuk pada kolam budidaya ikan, yang diplesetkan menjadi “pertambangan” — sehingga menjadi sebuah distorsi yang menyesatkan.

“Saya yakin 1000 persen tidak memiliki bisnis pertambangan. Usaha saya sejak muda tidak jauh dari bidang perikanan — tidak ada hubungannya dengab pertambangan? Ini bukan sekadar kesalahan, tapi manipulasi narasi,” tegas Ono, Minggu (16/11).

Selain meminta klarifikasi publik, Ono menyerukan agar Tribunnews Bogor segera menghapus video tersebut dari semua platform, termasuk YouTube dan media sosial lainnya.

Ia menilai tindakan ini bertentangan dengan upaya nasional melawan hoaks dan ujaran kebencian yang selama ini digaungkan pemerintah dan masyarakat.

“Media besar seperti Tribunnews seharusnya menjadi teladan, bukan menjadi alat penyebar disinformasi demi klik dan viral. Rakyat berhak mendapatkan informasi yang benar, bukan narasi yang dirancang untuk memicu emosi,” imbuhnya.

Ono juga menegaskan siap untuk melakukan langkah lebih lanjut, yakni melaporkan Dewan Pers guna mencegah terulangnya praktik serupa di masa depan.

Ia menekankan pentingnya akuntabilitas media dalam menjaga integritas informasi publik.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kolaborasi Jasa Raharja-Kemenaker Dorong Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas

16 Juni 2026 - 08:34 WIB

Jasa Raharja Inisiasi Rapat Strategi Kolaboratif Tingkatkan Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ di Kota Tasikmalaya

15 Juni 2026 - 08:25 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Serahkan Santunan Kepada Beberapa Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pendopo Kabupaten Sukabumi

15 Juni 2026 - 07:51 WIB

Tingkatkan Keselamatan Jalan, Jasa Raharja dan RS Siloam Purwakarta Gelar Pelatihan PPGD Bagi Pengemudi Ojek Online di Campaka

15 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, inDrive Hadirkan Solusi Pengiriman untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis Lokal

14 Juni 2026 - 09:35 WIB

Manfaatkan AI Tanpa Gantikan Tutor, Edupoint.id Personalisasi Les Privat dan Bimbel untuk 70.000+ Pelajar di 60+ Kota di Seluruh Indonesia

13 Juni 2026 - 20:05 WIB

Trending di Headline