Menu

Mode Gelap
12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025 Kedai 181! Nikmati Bakmi hingga Ayam Tangkap Khas Aceh dengan Cita Rasa Autentik SBM ITB Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing: Campus for Impact ICMEM SBM ITB 2025: Membangun Keberlanjutan Industri di Indonesia Vera Deliana Rahayu: Anak Muda Harus Berani Inovasi di Industri Teh Lokal

Berita Daerah · 16 Nov 2025 13:30 WIB

Bantah Miliki Bisnis Tambang, Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Tribunnews Bogor Klarifikasi Dan Hapus Video Hoaks


					Bantah Miliki Bisnis Tambang, Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Tribunnews Bogor Klarifikasi Dan Hapus Video Hoaks Perbesar

INDRAMAYU — Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, secara tegas membantah informasi yang beredar dalam video kanal media sosial Tribunnews Bogor yang menyatakan dirinya memiliki bisnis pertambangan.

Ia menilai berita tersebut merupakan hoaks yang merugikan dan tidak berdasar.

Dalam keterangan resminya, Ono menegaskan bahwa sejak lama ia hanya menggeluti usaha di bidang perikanan, khususnya penyediaan sarana dan prasarana budidaya serta pertambakan.

Ia menyoroti adanya kemungkinan kesalahan penggunaan istilah “Pertambakan” yang merujuk pada kolam budidaya ikan, yang diplesetkan menjadi “pertambangan” — sehingga menjadi sebuah distorsi yang menyesatkan.

“Saya yakin 1000 persen tidak memiliki bisnis pertambangan. Usaha saya sejak muda tidak jauh dari bidang perikanan — tidak ada hubungannya dengab pertambangan? Ini bukan sekadar kesalahan, tapi manipulasi narasi,” tegas Ono, Minggu (16/11).

Selain meminta klarifikasi publik, Ono menyerukan agar Tribunnews Bogor segera menghapus video tersebut dari semua platform, termasuk YouTube dan media sosial lainnya.

Ia menilai tindakan ini bertentangan dengan upaya nasional melawan hoaks dan ujaran kebencian yang selama ini digaungkan pemerintah dan masyarakat.

“Media besar seperti Tribunnews seharusnya menjadi teladan, bukan menjadi alat penyebar disinformasi demi klik dan viral. Rakyat berhak mendapatkan informasi yang benar, bukan narasi yang dirancang untuk memicu emosi,” imbuhnya.

Ono juga menegaskan siap untuk melakukan langkah lebih lanjut, yakni melaporkan Dewan Pers guna mencegah terulangnya praktik serupa di masa depan.

Ia menekankan pentingnya akuntabilitas media dalam menjaga integritas informasi publik.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tim Pembina Samsat Jawa Barat Laksanakan Uji Coba Samsat Pembantu Kabupaten Bogor di Jonggol dan Leuwiliang

15 Januari 2026 - 09:34 WIB

Jasa Raharja Samsat Rancaekek Perkuat Sinergi Pelayanan Santunan Melalui Kunjungan ke RSUD Cicalengka dan RS Kesehatan Kerja

15 Januari 2026 - 08:51 WIB

Jasa Raharja Kanwil Utama Jawa Barat Perkuat Sinergi dengan RS Hermina Soreang untuk Optimalisasi Pelayanan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

15 Januari 2026 - 08:29 WIB

Di Awal Tahun 2026, Jasa Raharja Karawang Dorong Kolaborasi Keselamatan melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas

14 Januari 2026 - 09:57 WIB

Tim Pembina Samsat Kabupaten Sukabumi I Cibadak Laksanakan Giat Penelusuran Pajak Kendaraan Bermotor

14 Januari 2026 - 09:36 WIB

Tingkatkan Keamanan Perjalanan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Strategis ke Kantor Pusat PO Sinar Jaya

14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Trending di Berita Daerah