Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Ekonomi · 13 Mar 2023 15:47 WIB

Buruan Sae Kini Hadir di Komplek Real Estate


					Buruan Sae Kini Hadir di Komplek Real Estate Perbesar

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) — Program ketahanan pangan Buruan Sae kini terus berkembang di seluruh wilayah Kota Bandung. Kini program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung hadir di Kompleks Singgasana Kelurahan Cibaduyut Wetan Kecamatan Bojongloa Kidul.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan kawasan tersebut, didampingi oleh unsur kewilayahan juga para anggota kelompok Buruan Sae ‘Boemi Tani Singgasana’, Senin (13/03).

“Kita meresmikan Buruan Sae di Kompek Singgasana ini. Tanamannya juga variasi, ada buah-buahan, sayur, ada ternak juga,” tuturnya.

Baca Juga :  Kogartap II/Bdg Gelar Apel Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2023

Yana berharap, dengan pengelolaan Buruan Sae di setiap wilayah bisa dikonsumsi untuk sendiri sehingga kebutuhan pangan bisa terpenuhi.

“Kita bisa semakin banyak membuat tempat ini, sehingga ketahanan pangan mencukupi. Karena 96 persen itu dari luar, sehingga kita semakin bisa memenuhi kebutuhan pangan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyampaikan, Pemkot Bandung terus mengambangkan potensi Buruan Sae di pelosok wilayah.

“Memang Kota Bandung mengembangkan terus jumlah dari Buruan Sae dan ini merupakan 50 kelompok baru di tahun ini ” katanya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Bersama Kepolisian dan Stakeholder Sambut Kedatangan Wakapolri di Pos Terpadu Kecamatan Limbangan

Gin Gin mengungkapkan, keunikan di lahan tersebut mempunyai lahan luas hampir 2.500 meter persegi. Di samping itu konsep yang terintegrasi mempermudah pertumbuhan tanaman.

“Konsepnya ini terintegrasi, sarana penunjangnya juga cukup representatif dan padat modal. Alat penyiraman yang sistem otomatis. Berbagai jenis tanaman yang dikelola kelompok Singgasana relatif menengah ke atas tapi bisa bergabung sama-sama mengolah kebun ini,” tuturnya.

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Umroh-Haji Makin Mudah, Rubi Tour Buka di Gading Tutuka

26 Juli 2026 - 18:39 WIB

1.404 Praja IPDN Diwisuda, Mendagri: Banyak Kepala Daerah Berebut Lulusan

26 Juli 2026 - 18:21 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Gelar Operasi Gabungan Pemeriksaan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

26 Juli 2026 - 07:52 WIB

PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Utama Jawa Barat Salurkan Santunan Rp179,62 Miliar pada Semester I 2026

24 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

24 Juli 2026 - 08:02 WIB

Jasa Raharja dan RS Rayhan Gelar Pelatihan PPGD bagi Relawan Ambulans dan Perangkat Wilayah Cipeundeuy

24 Juli 2026 - 07:58 WIB

Trending di Berita Daerah