Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 3 Feb 2024 15:16 WIB

Civitas Akademika Unpad Gelar Aksi, Sampaikan Petisi Kekecewaan Pada Rezim Pemerintahan Presiden Jokowi


					Perwakilan alumni Unpad menyampaikan sambutannya dalam aksi, di Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Sabtu 3 Februari 2024 Perbesar

Perwakilan alumni Unpad menyampaikan sambutannya dalam aksi, di Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Sabtu 3 Februari 2024

Ditambah lagi dengan terfokusnya kekuasaan secara elitis membuat kemakmuran belum dirasakan kebanyakan rakyat Indonesia. Pertumbuhan ekonomi positif ketika tingkat upah pekerja menurun adalah bukti nyata bahwa sebagian besar belum mendapat manfaat ekonomi dari pembangunan di masa pemerintahan Jokowi. Sementara itu hukum sebagai pengatur, pembatas dan rel yang seharusnya menjadi bintang pemandu justru digunakan untuk menjustifikasi dan melegitimasi proses-proses kebijakan politik, ekonomi, sosial dan kebijakan lainnya yang bermasalah.

“Hal tersebut tidak lain karena adanya krisis kepemimpinan yang tidak beretika dan bermatabat. Kenyataannya, hukum hanya ditempatkan sebagai rules tanpa jiwa dan moralitas,” imbuhnya.

Atas Pertimbangan ini, sebagai bentuk tanggung jawab kaum intelektual kata dia, Civitas Akademika Universitas Padjadjaran yang menjunjung pola ilmiah pokok (PIP), Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional, menyerukan agar Presiden Jokowi, para pejabat publik, kandidat capres-cawapres dan para elit politik serta masyarakat untuk turut bersama dalam menyelamatkan Indonesia yang demokratis, beretika dan bermartabat.

Baca Juga :  Dosen FISIP Unpad ungkap Lato-lato kurangi ketergantungan anak pada Gawai

Melalui petisi sebagai berikut:

  1. Pelaksanaan demokrasi harus menjunjung tinggi etika dan norma hukum yang bersandar pada Pancasila dan UUD 1945. Hukum tidak hanya teks semata, melainkan juga nilai dan prinsip yang ada didalamnya dan dijalankan secara konsisten.
  2. Presiden harus menjadi contoh keteladanan kepatuhan terhadap hukum dan etika. Bukan justru menjadi contoh melanggar etika, apa yang diucap tidak sesuai dengan kenyataan.
  3. Negara dan pemerintah beserta aparaturnya harus hadir sebagai pengayom, penjaga, dan fasilitator pelaksanaan demokrasi yang berintegritas dan bermartabat dengan menjaga jarak yang sama dengan para kontestan pemilu.
  4. Mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam kontestasi Pemilu 2024 dengan memilih para calon berdasarkan kesadaran dan keyakinan yang sungguh, bukan atas dasar politik uang atau intimidasi.
  5. Bersama-sama dengan seluruh masyarakat menjaga penyelenggaraan Pemilu 2024 agar kondusif, aman, dan bermartabat serta mengawal hasil penyelenggaraan Pemilu 2024 sampai terbentuknya pemerintahan baru sebagai perwujudan kedaulatan rakyat.
  6. Pemilu 2024 sebagai institusi demokrasi tidak boleh diolok-olok atau direduksi maknanya sekadar prosedur memilih pemimpin. Demokrasi harus dikembalikan pada jatidirinya sebagai perwujudan kedaulatan rakyat dengan menegakan aturan main yang adil dan transparan, membuka ruang partisipasi yang substantif bagi publik untuk memperoleh informasi yang dapat diandalkan dalam memberikan suara.
  7. Mendesak penegakan hukum untuk kasus-kasus pelanggaran yang terjadi selama penyelenggaraan Pemilu 2024 untuk segera ditindaklanjuti demi terciptanya pemilu yang berintegritas dan pulihnya kepercayaan publik kepada pemerintah.
Baca Juga :  Resmikan Revitalisasi Terminal Leuwipanjang, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Bertransisi Gunakan Transportasi Publik

Sementara Ketua Dewan Profesor Unpad Profesor Arief Anshory Yusuf mengatakan, aksi ini murni atas keinginan bersama sivitas akademika Unpad, baik alumni, guru besar, dosen juga mahasiswa yang berharap Presiden Jokowi tidak berat sebelah dalam konstelasi politik saat ini.

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dekatkan Layanan Digital dan Edukasi Keselamatan, Jasa Raharja Tasikmalaya Sosialisasi Fitur ‘Lapor Laka’ JRku dan Bagikan Buku Saku di Alun-Alun Kota Banjar

23 Juni 2026 - 21:42 WIB

Jasa Raharja Jabar Turut Meriahkan Pameran Pasar Rakyat dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

22 Juni 2026 - 22:33 WIB

Rangkul Pecinta Otomotif, Jasa Raharja Tasikmalaya Bersama Wali Kota dan Kapolresta Banjar Gelar Talkshow Keselamatan di Alun-Alun

22 Juni 2026 - 21:43 WIB

Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik, Jasa Raharja Sukabumi Proaktif Kunjungan kepada Ahli Waris Korban Laka Lantas

22 Juni 2026 - 21:30 WIB

Jasa Raharja Jabar Berikan Pelatihan Penanganan Kecelakaan dan Sosialisasi Fitur Lapor Laka JRKu Bersama Senkom Mitra Polri Jawa Barat

20 Juni 2026 - 22:25 WIB

Tingkatkan Golden Hour Penyelamatan Korban Kecelakaan, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat Kota Banjar Gelar Pelatihan PPGD

20 Juni 2026 - 21:36 WIB

Trending di Berita Daerah