JAKARTA, 15 Oktober 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya ahli waris korban kecelakaan lalu lintas, salah satunya melalui program literasi keuangan. Program ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang perencanaan keuangan, akses pembiayaan, serta peluang pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pada Semester I 2026, program literasi keuangan dilaksanakan di tiga wilayah, yakni Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Jawa Tengah dengan total peserta sebanyak 179 orang. Kegiatan ini menyasar ahli waris perempuan, khususnya para ibu yang kehilangan pasangan akibat kecelakaan, agar memiliki bekal pengetahuan dalam mengelola keuangan keluarga dan menghadapi tantangan ekonomi setelah kehilangan tulang punggung keluarga.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa perlindungan kepada korban kecelakaan dan keluarganya perlu dilihat secara menyeluruh. Selain memberikan santunan sesuai ketentuan, Jasa Raharja juga berupaya mendorong penguatan kapasitas penerima manfaat agar dapat mengelola keuangan secara lebih terencana.
“Literasi keuangan menjadi salah satu bekal penting agar mereka dapat merencanakan kebutuhan keluarga, menjaga stabilitas ekonomi, dan melihat peluang untuk mengembangkan usaha,” ujar Awaluddin.
Dalam pelaksanaannya, program ini menggabungkan edukasi mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan dengan materi pengelolaan keuangan keluarga. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai kewajiban terkait kendaraan bermotor, termasuk Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta pemanfaatan layanan pembayaran digital.




























