Ke depan, Jasa Raharja berencana memperluas kegiatan literasi keuangan pada Semester II 2026 ke sejumlah wilayah lain, yakni Sulawesi Selatan, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Perusahaan juga akan melanjutkan kolaborasi dengan PNM, dinas terkait, serta mitra UMKM untuk memperkuat kesinambungan edukasi dan pemberdayaan ekonomi para ahli waris.
“Jasa Raharja akan terus mengembangkan program yang tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas diri. Kami berharap literasi keuangan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi para penerima perlindungan,” tutup Awaluddin.




























