BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar sosialisasi netralitas ASN, menghadapi Pilkada serentak 2024, dimana tahapannya akan dimulai pada akhir Agustus mendatang.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, sejatinya netralitas ASN mutlak dilakukan karena sudah banyak regulasi yang mengatur. Salah satunya dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 2.
Sebab itu kata Bey Machmudin, pada Pilkada serentak 2024 ASN tidak perlu terlibat dalam aktivitas politik.
“Kita harus netral, tidak perlu memihak dan jalankan tugas dengan baik dalam melayani masyarakat, karena tugas ASN adalah melayani masyarakat dengan baik tanpa kepentingan apapun,” kata Bey Machmudin dalam sambutannya pada IKP Talks #8 bertajuk Netralitas ASN dalam menghadapi Pilkada 2024, yang dilaksanakan secara daring, Rabu 10 Juli 2024.
Bila terbukti melanggar lanjut dia, maka sanksi tegas telah menanti ASN yang terlibat politik praktis pada Pilkada serentak 2024.
“Bila tidak, akan berdampak pada pengenaan pelanggaran seperti dalam penjatuhan hukuman disiplin,” ucapnya.
Asisten Komisioner II NKK-NET KASN Farhan Abdi Utama menambahkan, berdasarkan Pilkada 2020 lalu, Jawa Barat berada di urutan 10 secara nasional terkait pelanggaran netralitas ASN.
Dimana jumlah dugaan pelanggaran yang dilaporkan ke KASN sebanyak 74 kasus, terkait netralitas.
“Paling banyak ASN jabatan fungsional, 29 dugaan pelanggaran. Tertinggi terjadi di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.
Area yang paling sering dilanggar ASN dalam Pilkada kata dia yaitu, ikut dalam pesta kemenangan kepala daerah terpilih, ikut kampanye, memfasilitasi kampanye, posting atau share calon kepala daerah di sosial media, memasang baliho dan mengikuti kegiatan partai politik.
“Pihak yang memengaruhi ASN melanggar netralitas, dari tim sukses 31,96 persen. Oleh atasan ASN 27,99 persen dan pasangan calon kepala daerah 24,37 persen,” terangnya.
Sementara Ketua Bawaslu Jabar Zacky Muhamad Zam Zam mengungkapkan, netralitas ASN memang menjadi titik kerawanan pada pelaksanaan Pemilu, termasuk Pilkada serentak 2024.
Politisi birokrasi berupa pelanggaran netralitas ASN, anggota TNI-Polri dan kepala desa.
Selain itu, ada juga penyalahgunaan kekuasaan oleh ASN, berupa mutasi jabatan untuk memenangkan pasangan yang mereka usung.
“Kemudian politik uang berupa transaksi dengan pemilih dan penyelenggara,” tuturnya.
Seperti diketahui, tahapan pendaftaran calon kepala daerah akan berlangsung pada akhir Juli 2024 dan pemilihan atau Pilkada serentak bakal dilaksanakan di 27 November mendatang. Dimana akan dilakukan pemilihan bupati, walikota dan gubernur.
Artikel ini telah dibaca 19 kali
Baca Lainnya
Trending di Berita Daerah
Resmi Dibuka, BUMN Sediakan Puluhan Ribu Kuota Mudik Gratis 2023 15 Maret 2023
Lewat “Drive Your Future”, inDrive Dorong Generasi Muda Bandung Jadi Pengguna Jalan yang Lebih Bertanggung Jawab 6 Agustus 2026
Apresiasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, PT Jasa Raharja Bagikan Kupon Diskon Pizza Hut di Samsat Pembantu Pameungpeuk 4 Agustus 2026
Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II 5 Agustus 2026
Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas Di Perlintasan Sebidang, Jasa Raharja Sukabumi Bersama Dishub Kab Cianjur, Polres Cianjur dan Rail Fans Cianjur Gelar Sosialisasi 6 Agustus 2026
BERITA TRENDING
Resmi Dibuka, BUMN Sediakan Puluhan Ribu Kuota Mudik Gratis 2023
Peningkatan Keselamatan Transportasi Jalan, FLLAJ Kabupaten Sukabumi Laksanakan Inspeksi Armada Bus dan Pemeriksaan Kesehatan Awak Kendaraan
Poin-Poin Penting Kebijakan Haji 2023, Mulai Biaya sampai Masa Tinggal Jamaah
Bersama P3D Wilayah Bandung II Kawaluyaan, Jasa Raharja Bandung Ikut Serta Dalam Kegiatan Operasi Khusus
Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Salurkan Bantuan Helm kepada Samsat Kota Cimahi untuk Meningkatkan Keselamatan Berlalu Lintas
Kunjungan Direktur Siloam Hospitals ke Kantor Cabang Jasa Raharja Purwakarta
Kuasa Hukum Amirullah Menilai Banyak Kejanggalan, Terdakwa Pengrusakan Hanya Dituntut 10 Bulan dan Tidak Di tahan
Penguatan Pemahaman Mekanisme Penjaminan Pasien Jasa Raharja Melalui Resosialisasi di RS Mitra Keluarga Depok
Tim Pembina Samsat Kota Sukabumi Gelar “Samsat Ngabuburit” di Lapangan Merdeka
PJ Samsat Kota Banjar Laksanakan Kegiatan SIGAP Instansi di PT Sari Mekar Guna Optimalisasi Pendapatan SWDKLLJ
Berita Nasional
Idrus Marham Pastikan, Musda XI Golkar Jabar Jadi Momentum Perkuat Komitmen untuk Rakyat02/04/2026 | 19:04 WIB
Berita Daerah
Satu ABK Korban Meninggal Dunia KM Virgo Kembali Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban15/09/2026 | 22:28 WIB
Sinergi JR-BPJS Kesehatan Dan Rumah Sakit Dalam Memberikan Kepastian Jaminan Korban Laka Lantas Di Karawang15/09/2026 | 22:03 WIB
Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi, Jasa Raharja Bandung Laksanakan Door to Door dan Sigap Gaspol ke Perusahaan15/09/2026 | 10:04 WIB











