Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 17 Apr 2026 10:49 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385, KDS Jadikan Bedas Expo Jadi Penggerak Ekonomi di Tengah Bencana


					HUT Kabupaten Bandung ke-385, KDS Jadikan Bedas Expo Jadi Penggerak Ekonomi di Tengah Bencana Perbesar

Selain itu, terdapat Service Point (Layanan Publik Terpadu) yang menyediakan berbagai layanan administrasi seperti SAMSAT keliling, SIM keliling, layanan kependudukan, hingga konsultasi, talkshow pelayanan publik, live music, gelar budaya, dan pagelaran wayang golek.

Di bidang olah raga dan komunitas, hadir Sportainment seperti lomba lari anak, balance bike, archery open champion, serta kegiatan komunitas dan gathering. Sementara itu, pada zona Edukasi Kesehatan Sosial, masyarakat dapat mengakses layanan edukasi (education fair), job fair, cek kesehatan gratis, donor darah, serta perpustakaan keliling.

KDS menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan berbagai produk unggulan Kabupaten Bandung, khususnya dari sektor UMKM. Ia mengungkapkan harapannya agar ke depan Kabupaten Bandung dapat memiliki Bedas Convention Center yang berlokasi di kawasan strategis dekat Stasiun Whoosh (KCIC) dengan luas sekitar 5 hektare.

“Bedas Expo ini bukan sekadar pameran, tapi wahana untuk mengembangkan produk UMKM Kabupaten Bandung agar semakin naik kelas dan berdaya saing,” ujar KDS.

Selain itu, KDS juga mendorong optimalisasi aset pemerintah daerah di sekitar Soreang agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas perdagangan, sehingga para pelaku usaha lokal memiliki ruang yang representatif untuk berkembang.

“Kalau kita kelola dengan baik, kawasan ini bisa menjadi pusat ekonomi baru seperti Tanah Abang, sehingga pelaku UMKM kita punya tempat yang layak untuk berkembang,” tambahnya.

Di tengah tantangan fiskal akibat pemotongan dana transfer ke daerah (TKD), KDS mengungkapkan bahwa perekonomian Kabupaten Bandung justru menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,04 persen pada tahun 2024 menjadi 6,32 persen pada tahun 2025.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan Ditlantas Polda Jabar Matangkan Kolaborasi Hari Bhayangkara ke-80, Siapkan Pameran Traffic Accident Analysis (TAA) dan Program Polantas Menyapa Ojol

12 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat Terima Kunjungan Kepala Bapenda Jawa Barat Bahas Program Kerja Samsat serta Langkah Strategis Peningkatan Pelayanan Masyarakat

12 Juni 2026 - 19:32 WIB

Kolaborasi Tim Pembina Samsat Depok dan Badan Keuangan Daerah dalam Sosialisasi Implementasi UU HKPD untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah

12 Juni 2026 - 18:57 WIB

PT Jasa Raharja Koordinasi dengan Kanit Gakkum Polres Tasikmalaya untuk Percepatan Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Pembina Samsat Kabupaten Cianjur Gelar Operasi Pajak Kendaraan Bermotor di Terminal Pasir Hayam dan Tugu Lampu Gentur

11 Juni 2026 - 19:12 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Tim Samsat Induk Indramayu dan Haurgeulis Gelar Koordinasi Teknis

10 Juni 2026 - 19:24 WIB

Trending di Berita Daerah