Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Bisnis · 4 Mar 2023 14:38 WIB

ITB Hasilkan Produk Jadi Dari Limbah Kotoran Sapi


					ITB Hasilkan Produk Jadi Dari Limbah Kotoran Sapi Perbesar

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) — Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menciptakan produk yang bernilai jual tinggi dan desain yang unik. Produk tersebut berasal dari limbah kotoran sapi yang berhasil diciptakan oleh Dr. Adhi Nugraha, MA., dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB.

Didorong oleh keinginannya untuk mengurangi limbah kotoran kandang dan pencemarannya terhadap lingkungan, dia bersama tim risetnya menyulap kotoran sapi menjadi material untuk berbagai produk.

“Saya tinggal di desa di mana kebanyakan penduduk adalah peternak sapi, dan memang mereka kurang arif dalam mengatasi limbah kotorannya,” terang dia dikutip dari laman ITB.ac.id, Rabu, (1/3/2023).

Baca Juga :  Pemprov Jabar rekrut 90 petugas kebersihan dan keamanan Masjid Raya Al-Jabbar

Dirinya dapat ide untuk memanfaatkan kotoran sapi ini sebagai bahan baku agar limbah ini tidak lagi dibuang ke mana saja, melainkan diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual.

“Oleh karena itu, kami terus berinovasi dan mendukung riset dalam wilayah desain agar produk-produk yang dikembangkan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Pasalnya, dalam perencanaan sebuah produk, desain adalah satu faktor yang tidak bisa diabaikan. Selain menciptakan pengalaman yang unik dan kreatif bagi konsumen, barang-barang yang dirancang dapat menjadi hal yang bermanfaat untuk memudahkan hidup mereka.

Baca Juga :  Amin Tikung Prabowo Di Detik Akhir?

Menurutnya, sebuah desain tidak bisa lepas dari pertimbangan aspek-aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial-budaya.

Selain itu, desain juga berperan dalam menambah nilai produk dari aspek fungsi, ergonomi, kualitas, dan estetika.

Dia menambahkan, riset pengolahan kotoran sapi ini sudah memasuki tahun kedua. Dr. Adhi bersama tim sejauh ini telah berhasil merancang beberapa prototipe dari material yang dibuat.

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Operasi Gabungan Tim Pembina Samsat Garut Dalam Rangka Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

9 Juni 2026 - 18:45 WIB

Operasi Gabungan Tim Pembina Samsat Garut Dalam Rangka Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

9 Juni 2026 - 18:45 WIB

Jasa Raharja dan Samsat Kab. Bekasi Gandeng Koperasi luncurkan Samkopi dan Samkopdes

9 Juni 2026 - 18:29 WIB

Jasa Raharja Dan Bpjs Ketenagakerjaan Karawang Perkuat Sinergi Percepatan Jaminan Pelayanan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

9 Juni 2026 - 15:41 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan DPD Organda Jawa Barat Bahas Peningkatan Pelayanan Keterjaminan Penumpang Umum

9 Juni 2026 - 07:51 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan Dishub Bandung Barat Laksanakan Uji Petik Angkutan Umum di Terminal Lembang

9 Juni 2026 - 07:48 WIB

Trending di Berita Daerah