“Respons cepat tim kami di lapangan dalam menangani insiden kecelakaan merupakan cerminan nyata dari dedikasi Jasa Raharja sebagai BUMN yang hadir memberi perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang transportasi umum. Kami tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga pada kecepatan dan empati dalam melayani,” tegas Rubi, menggarisbawahi pentingnya aspek kemanusiaan dalam operasional.
Arah Strategis Jasa Raharja untuk Peningkatan Berkelanjutan
Menyongsong paruh kedua tahun 2025, Jasa Raharja menetapkan sejumlah arah
strategis yang akan menjadi prioritas utama.
Fokus utama adalah optimalisasi penguatan sinergi dengan berbagai pihak terkait, baik dari instansi pemerintah maupun swasta, guna menciptakan ekosistem keselamatan lalu lintas yang lebih baik.
Selain itu, inisiatif strategis dan implementasi sentralisasi akan terus digencarkan untuk efisiensi operasional dan peningkatan layanan.
Peningkatan kualitas layanan akan mencakup seluruh tahapan, mulai dari layanan
pre-crash (pencegahan kecelakaan), on-crash (saat kejadian kecelakaan), hingga post-crash (pasca kecelakaan). Hal ini bertujuan untuk memastikan perlindungan yang menyeluruh dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Jasa Raharja juga akan berfokus pada
peningkatan kepatuhan masyarakat sebagai
pemilik kendaraan bermotor dan terus mengedukasi masyarakat untuk selalu memilih
kendaraan umum resmi dalam rangka
membangun kesadaran berkeselamatan
berkendara.
Arah strategis ini diperkuat dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tahun 2025
yang diadakan pada Selasa, 22 Juli 2025. Rakortas ini menjadi forum penting bagi
Jasa Raharja untuk mengevaluasi kinerja dan menyusun peta jalan strategis perusahaan ke depan.


























