Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 19 Jan 2023 13:38 WIB

Keren! Ini penampakan Seke Buka Tanah sebagai Lahan Konservasi dan Ruang Publik di Bandung


					Keren! Ini penampakan Seke Buka Tanah sebagai Lahan Konservasi dan Ruang Publik di Bandung Perbesar

“Ini bagian dari upaya Pemkot Bandung mewujudkan kota yang nyaman dengan menghadirkan ruang terbuka hijau dan konservasi. Seke merupakan indikator lingkungan. Kalau volume air seke kurang, berarti kondisi lingkungannya kritis,” jelas Didi.

Seke Buka Tanah berada di RT 05 RW 07 Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung dengan luas 2.750 meter persegi. Penataan fisiknya menghabiskan anggaran dari APBD sebesar Rp198,6 juta. Drainase dan saluran nilainya mencapai Rp56,97 juta.

“Mengusung tema Pecinta Alam, seke ini hadir sebagai ruang terbuka publik yang bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk bermain dan berwisata. Jumlah tanaman yang ada di sekitar seke ini mencapai lebih dari 2.600 pohon. Bahkan, warga juga turut menyumbang tanaman obat keluarga (toga),” tuturnya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Cabang Bogor Hadiri Pelepasan Mudik Gratis di Balai Kota Bogor, Pastikan Perjalanan Aman dan Nyaman

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengatakan, hadirnya seke ini merupakan upaya dalam melestarikan alam. Sebab, di Kota Bandung terdapat banyak wilayah yang bernama seke, tapi sekenya sudah tidak ada karena sudah semakin berkurang debitnya.

“Saat ini kita bisa menyaksikan ada satu seke yang bisa kita jaga bersama. Betapa sulit kita hari ini menjaga lingkungan karena kebutuhan lahan untuk tempat tinggal. Kalau tidak diupayakan untuk dijaga, maka akan habis dan tak tersisa lagi untuk anak cucu kita,” ungkap Tedy.

Baca Juga :  Bey Machmudin Tinjau Kesiapan Industri Susu Lokal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Ia berharap peresmian Seke Buka Tanah menjadi awal yang baik di tahun 2023. Apalagi dengan ditambahnya kebijakan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) sebanyak 2 persen.

“Semoga ini menjadi awal yang baik dengan kita menghadirkan ruang publik. Setiap jengkal tanah bisa kita manfaatkan baik untuk konservasi atau yang bermanfaat untuk perlindungan lingkungan kita,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 120 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Umroh-Haji Makin Mudah, Rubi Tour Buka di Gading Tutuka

26 Juli 2026 - 18:39 WIB

1.404 Praja IPDN Diwisuda, Mendagri: Banyak Kepala Daerah Berebut Lulusan

26 Juli 2026 - 18:21 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Gelar Operasi Gabungan Pemeriksaan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

26 Juli 2026 - 07:52 WIB

PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Utama Jawa Barat Salurkan Santunan Rp179,62 Miliar pada Semester I 2026

24 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

24 Juli 2026 - 08:02 WIB

Jasa Raharja dan RS Rayhan Gelar Pelatihan PPGD bagi Relawan Ambulans dan Perangkat Wilayah Cipeundeuy

24 Juli 2026 - 07:58 WIB

Trending di Berita Daerah