“Alhamdulillah kita bisa pameran di 9 mal. Mal ini wajib memfasilitasi secara gratis. Kita kurasi sesuai dg mal nya. Ada kriteria khusus, maka dari itu kita kurasi bersama malnya juga,” ungkapnya.
Tak hanya melakukan pameran di mal-mal sekitar Bandung, Dekranasda Kota Bandung pun membantu para pelaku UMKM untuk pameran sampai keluar pulau. Seperti pameran “Bandung Week Market” di Beach Walk, Kuta, Bali pada 13-18 Agustus 2022.
Rencananya, Dekranasda akan kembali menyelenggarakan Pasar Kreatif pada Juli tahun ini.
“Total omzet yang kita dapatkan selama pameran pasar kreatif 2022 itu Rp20 miliar.
Kami akan terus dorong dan dukung para UMKM untuk berkembang karena mereka inilah yang mengangkat perekonomian Kota Bandung,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur marketing S.id, Jamalul Izza menjelaskan, S.id hadir sebagai platform yang bisa memberikan solusi untuk produk online UMKM. Terlebih saat kondisi serba digital seperti saat ini.
“Sekarang kondisi serba digital. Apalagi saat Covid-19 kemarin bisa dikatakan semua harus serba online. Habit para konsumen pun berubah,” jelas Jamal.
Sehingga ia berharap, dengan kehadiran S.id bisa mempermudah para UMKM dalam menawarkan beragam pilihan kepada para konsumen, tapi dengan tampilan yang lebih sederhana dan rapi.
“Tentunya juga bisa memudahkan pengusaha untuk berjualan dan memudahkan pembeli untuk memilih produk yang mereka butuhkan,” imbuhnya.



























