“Kami ingin mengajak para pemuda menjaga semangat kebersamaan. Hari ini, mereka datang bukan hanya untuk mendengar, tapi juga berikrar. Mereka menolak radikalisme dan siap menjaga lingkungan mereka,” katanya.
Menurut Aiptu Rijal, kehadiran organisasi seperti Banser, KNPI, dan Karang Taruna memperlihatkan bahwa semangat kolaborasi masih terjaga. Ia berharap kegiatan ini bukan yang terakhir, tapi menjadi pemicu gerakan lebih luas.
Pada kesempatan itu, para peserta juga membacakan deklarasi sebagai bentuk komitmen. Mereka menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, ekstremisme, dan ajakan yang memecah belah bangsa.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Pasirjambu tidak tinggal diam. Mereka siap berdiri di garda depan melawan ideologi yang merusak kehidupan bersama.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dalam suasana tertib dan komunikatif. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai strategi pencegahan radikalisme. Mereka juga menyampaikan aspirasi agar kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin di tingkat desa.


























