Menu

Mode Gelap
Luncurkan Layanan Batik di Tasikmalaya, Amanda Soemedi Sebut Momentum Tingkatkan Pelayanan kepada Industri Kecil dan Menengah Melek Potensi, Kecamatan Mandalajati Kini Jadi Laboratorium Penanganan Bencana Kota Bandung Bey Machmudin: Koperasi Miliki Peran Penting Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat Bey Machmudin Terus Dorong Peningkatan Volume Ekspor Kopi dan Kakao Jawa Barat Nahdliyin Muda Usulkan Ridwan Kamil-Ono Surono di Pilgub Jabar 2024

Berita Ekonomi · 14 Feb 2023 16:43 WIB

Oknum Karyawan Bank BJB Bobol Khazanah, Ini kata OJK


					Oknum Karyawan Bank BJB Bobol Khazanah, Ini kata OJK Perbesar

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) – Kasus pembobolan yang dilakukan oknum karyawan Bank BJB di Pangandaran mengakibatkan bank daerah tersebut mengalami kerugian hingga Rp 20,7 miliar.

Menanggapi kasus tersebut, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 2 Jawa Barat, Misran Pasaribu menyatakan, pihaknya sudah meminta Bank BJB melakukan langkah-langkah perbaikan.

Langkah-langkah tersebut diantaranya senantiasa lebih mengawasi aktifitas di khasanah atau ruang tempat penyimpan uang.

“Salah satu langkah yang perlu dilakukan yaitu melakukan cash opname atau audit atau pemeriksaan fisik pada uang kas tunai antara saldo yang terdapat pada catatan akuntansi dengan uang kas yang ada di brankas atau di tangan” ujar misran di Acara Media Update OJK KR 2 di Bandung, Selasa (14/02).

Selain itu, Bank BJB pun diminta selalu melakukan stock opname atau perhitungan stok fisik uang yang disimpan sebelum diedarkan. Dengan begitu, pihak perbankan bisa memitigasi kemungkinan fraud seperti pembobolan kas.

Baca Juga :  Munadi Herlambang: Jasaraharja dan IT Del Wujudkan Disrupsi Digital Utk Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas Melalui Kompetisi AI/ML

“Kami sudah meminta juga kepada pihak Bank BJB untuk melakukan langkah-langkah perbaikan ke depan, agar senantiasa melakukan pengawasan yang lebih kepada bagaimana aktivitas di khasanah, misalnya melakukan cash opname secara rutin kemudian stock opname jadi supaya bisa diketahui berapa sebenarnya persediaan uang yang ada di khasanah,” ujar Misran.

Misran pun mengatakan, sebenarnya Bank BJB sudah melakukan SOP terkait pemeliharaan kas.

“kami meminta BJB melakukan pendalaman, dan perbaikan terhadap SOP dan pihak BJB sudah merespon arahan dari OJK selaku pengawas” pungkas Misran.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar, Achris Sarwani ditemui di lokasi yang sama mengatakan, kekuatan Standar Operasional Prosedur atau SOP menjadi area yang bisa diperbaiki.

“Memang hal tersebut menjadi tanggung jawab internal perbankan. Secara otoritas pengawas perbankan, OJK secara langsung sudah mengambil langkah tertentu agar banknya bisa mengambil solusi. Sebenarnya kekuatan SOP menjadi area yang bisa diperbaiki. Cash opname yang reguler, kemudian sistem pengawasan tunai yang hubungannya dengan Bank Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga :  Disdagin Bandung Tambah Pasokan MinyaKita di Tiga Pasar

Achris mengungkapkan, Bank Indonesia memiliki 64 bank di Jabar yang secara langsung mempunyai fungsi pengedaran uang rupiah untuk melakukan penarikan dan setoran.

Menurutnya, cabang-cabang tersebut memiliki stok uang tunai yang bisa disetor ke Bank Indonesia karena ada kelebihan stok dan jika ada masyarakat yang menukar uang rusak, akan terdeteksi di Bank Indonesia jumlah uang yang dimiliki bank secara makro.

Namun, Achris menegaskan, jumlah persediaan uang tunai secara detail hanya diketahui masing-masing bank.

“Mekanisme seperti itu sebenarnya bisa menjadi cek and balance dari mekanisme yang terjadi di bank,” katanya.

Kasus pembobolan di BJB tersebut terjadi sejak tahun 2020. Modusnya, karyawan BJB tersebut mengambil uang pecahan besar di khasanah dan menggantinya dengan nominal kecil.

Akibat pembobolan tersebut, BJB mengalami kerugian 20,7 miliar rupiah. Saat ini, karyawan tersebut sudah dilaporkan dan ditahan di kepolisian.

Artikel ini telah dibaca 154 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Samsat Padalarang Melakukan Pendampingan Tutorial Penggunaan Aplikasi Jrcare Ke Rumah Sakit Imc Cimareme

15 Juli 2024 - 21:03 WIB

Koordinasi Jasa Raharja Samsat Rancaekek Dengan Rsud Cicalengka Terkait Penggungan Aplikasi Jrcare

15 Juli 2024 - 20:55 WIB

Kunjungan dan Ajangsana Kepala Sub Bagian Iuran Wajib Kantor Cabang Utama Jawa Barat Ke Samsat Kabupaten Sumedang

15 Juli 2024 - 20:52 WIB

Jasa Raharja Perwakilan Purwakarta Menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2024 di Polres Subang

15 Juli 2024 - 20:47 WIB

Flag Off Zebra Bhayangkara Presisi Sudirman Loop 2024, Rivan A. Purwantono Ungkap Jakarta Tempat yang Baik untuk Olahraga Sepeda

15 Juli 2024 - 08:18 WIB

Bikin Ngiler! Sambel Karedok dan Sambel Dadak Warung Ibu Imas

13 Juli 2024 - 19:46 WIB

Trending di Life Style