Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 22 Sep 2024 18:14 WIB

Jelang Pengundian Nomor Urut, Bawaslu: Perlakuan Adil Bagi Semua Paslon


					Jelang Pengundian Nomor Urut, Bawaslu: Perlakuan Adil Bagi Semua Paslon Perbesar

BANDUNG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung menekankan aspek keadilan jelang pelaksanaan pengundian nomor urut. Harapannya, semua paslon diberlakukan secara adil.

Hal itu diungkapkan Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Bandung Muhamad Sopian, Minggu (22/9/2024). Ia menguraikan, ada sejumlah aspek yang bakal diawasi Bawaslu dalam pelaksanaan pengundian nomor urut untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 itu.

Utamanya adalah untuk memastikan kesesuaian dengan ketentuan pelaksanaan yang ada. “Yang jelas kegiatannya harus sesuai dengan ketentuan, itu yang kami awasi,” paparnya.

Baca Juga :  Gelar Forum Warga Pemilih Perempuan, Bawaslu Kota Bandung: Yang Halangi Hak Nyoblos, Akan Kami Tindak

Sopian melanjutkan, salah satu aspek penting pengawasan itu adalah soal keadilan. Artinya semua paslon harus mendapat perlakuan yang adil.

Ia mencontohkan, keadilan itu bisa dilihat misalnya terkait jumlah masa pendukung.

“Kalau misal jumlah ditentukan 50 undangan, ya semua paslon harus 50,” sambungnya.

Keadilan itu menjadi penting karena paslon memiliki hak yang sama sebagai peserta pemilu.

“Jadi kami tekankan aspek keadilan kepada para paslon,” tuturnya.

Diketahui KPU Kota Bandung juga telah menetapkan secara resmi empat paslon untuk Pilkada Kota Bandung. Pertama adalah pasangan Haru Suandharu dengan Ridwan Dhani Wirianata. Mereka jadi pendaftar pertama di KPU. Keduanya diusung koalisi PKS, Gerindra, PPP, PBB, Ummat dan Perindo. Pasangan itu mengusung visi Bandung kota kreatif dunia yang maju, agamis, sejahtera, dan berkelanjutan menuju Indonesia emas 2045.

Baca Juga :  Bawaslu Kota Bandung Rapatkan Barisan Awasi Kampanye, Fokusi Money Politik hingga Penggunaan Tempat Ibadah

Berikutnya adalah pasangan Arfi Rafnialdi dan Yena Iskandar Ma’soem. Mereka diusung Partai Golkar, PSI, Partai Garuda, PAN, dan Hanura. Keduanya mengusung visi mewujudkan Kota Bandung yang nyaman, inklusif, maju dan berkelanjutan untuk mendukung kehidupan yang berkualitas.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Petani penyewa lahan PTPN di Pangalengan Dipolisikan Gegara Diduga Lakukan Pengrusakan Perkebunan PTPN

12 Maret 2026 - 17:28 WIB

Summarecon Mall Bandung Hadirkan “Harmony of Ramadan”, Hiburan Budaya hingga Festival Kuliner

12 Maret 2026 - 13:11 WIB

Jasa Raharja Turut Serta Melakukan Ramcheck dengan Dishub Karawang Menjelang Lebaran 2026

12 Maret 2026 - 10:26 WIB

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

12 Maret 2026 - 09:45 WIB

Jasa Raharja Siap Siaga Hadapi Lebaran 2026, Kanwil Jawa Barat Gelar Apel Kesiapsiagaan

12 Maret 2026 - 09:38 WIB

Diskusi KUHAP Baru: Dr. Parlindungan Banjarnahor Sebut Advokat Harus Siap

12 Maret 2026 - 00:06 WIB

Trending di Berita Daerah