Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 28 Agu 2024 18:00 WIB

Pekan Ini Pemprov Jabar Efektif Terapkan Emission Free Zone di Gedung Sate  


					Pekan Ini Pemprov Jabar Efektif Terapkan Emission Free Zone di Gedung Sate    Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, besok dan Jumat Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menerapkan emission free zone di Gedung Sate.

Dimana setiap Kamis-Jumat sejak pekan ini kata Bey Machmudin, hanya kendaraan listrik dan sepeda yang boleh masuk ke lingkungan Gedung Sate.

Aturan ini terang dia, merupakan tindaklanjut dari gagalnya penerapan Jumat bebas kendaraan yang dilaksanakan sejak Maret lalu.

“Mulai pekan ini, jadi terkait tentang Gedung Sate bebas kendaraan. Setelah dikaji, tidak terlalu efektif. Kenapa? Karena banyak yang parkir di Pusdai, Cisangkuy terus jalan kaki kesini akhirnya menimbulkan kemacetan,” ujarnya di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu 28 Agustus 2024.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Bakal Optimalkan Olahan Pangan Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis

Dia menerangkan, aturan sebelumnya dan sekarang diterapkan tak lain sebagai persiapan ketika Bus Rapid Transit (BRT) beroperasi kelak.

Dimana transisi dari kendaraan pribadi ke umum perlahan harus dibiasakan kata dia, yang tentunya dimulai oleh pemerintah selaku pemilik kebijakan.

“Jadi apakah bisa memindahkan mobil dan motor di bis, karena kan itu kuncinya. Maksud saya, dipelajari dulu. Dengan karakter pegawai ASN. Artinya kalau mau menghidupkan BRT harus ada kantung parkir,” ucapnya.

Baca Juga :  Bey Machmudin Syukuri, Pelaksanaan Keberangkatan Jamaah Haji Berjalan Lancar

Penerapan Gedung Sate bebas emisi pada Kamis-Jumat lanjut Bey Machmudin, sebagai kompensasi atas tidak maksimalnya regulasi sebelumnya.

“Saya minta kali ini dikaji betul, jangan sampai ada yang parkir di luar. Supaya masyarakat mau menggunakan kendaraan umum. Ini miniatur untuk menerapkan kebijakan tentang BRT itu,” imbuhnya.

Sementara terkait perkembangan pembangunan BRT, dia mengatakan saat ini Pemprov Jabar masih ingin melakukan evaluasi seberapa efektif bila transportasi tersebut diterapkan di Bandung Raya.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

25 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Jasa Raharja Karawang Kunjungi RS Amanda Mitra Keluarga, Percepat Verifikasi Klaim Korban Kecelakaan Lalu Lintas

24 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Kunjungi Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu-Lintas, Pastikan Santunan Diserahkan Dengan Tepat

23 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Kawaluyaan Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gencarkan Edukasi Keselamatan Melalui Aksi Simpatik di Daerah Rawan Laka  

23 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Sasar Pengguna Jalan di Exit Tol Bocimi, Samsat Cibadak Perkuat Upaya Peningkatan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

23 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Trending di Berita Daerah