Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 5 Feb 2024 13:47 WIB

Pemprov Jabar Bangun 4 Unit Sekolah Baru, Tahun Ini


					Pemprov Jabar Bangun 4 Unit Sekolah Baru, Tahun Ini Perbesar

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkapkan, tahun ini pihaknya akan membangun empat unit sekolah baru dan 11 unit lagi pada 2025 mendatang.

Pembangunan ini sambung Bey Machmudin, menindaklanjuti adanya 128 kecamatan yang blankspot baik SMA maupun SMK negeri di kota/kabupaten.
Empat sekolah tersebut yakni SMA Kemang Kabupaten Bogor, SMA Kutawaringin Kabupaten Bogor, SMA Rancaekek Kabupaten Bandung dan Rancabali.
“Jadi ada 128 yang belum ada. Bertahap kita bangun. Tahun ini ada empat,” ujarnya usai meninjau Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Senin 5 Februari 2024.
Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyu Mijaya menambahkan, 11 unit yang dibangun tahun depan tengah memasuki tahap Detail Engineering Design (DED), sehingga diharapkan sudah siap dibangun pada 2025. Termasuk kelengkapan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar.
“Tahun ini kita membangun empat sekolah. Kalau Rancabali, sekolahnya sudah ada tapi lahannya belum ada. Tahun ini kita bangun. Lalu SLB ada Bungursari Kabupaten Tasikmalaya dan SLB Sukajadi Kabupaten Majalengka,” terangnya.
Sedangkan 11 unit sekolah baru yang kini dalam tahap DED, diharapkan Wahyu pada tahun depan selain dibangun juga telah bisa melakukan penerimaan peserta didik baru (PPDB).
“Perencanaan kita buat sekarang, sehungga 2025 sudah bisa menghadirkan sekolah. Ketika PPDB nanti kita sudah siap menambah 11 sekolah,” imbuhnya.
Sementara mengenai pembangunan sekolah pada tahun lalu, khususnya SMK 2 Garut dan SMK Panumbangan Ciamis, Wahyu mengatakan kedua unit sekolah tersebut tidak rampung, sehingga dilanjutkan pada tahun ini.
“Ada yang putus kontrak, karena pada saat proses kami menilai tidak selesai. Kalau nilainya tidak terlalu besar, bisa diselesaikan. Kalau besar, mengulang anggaran baru,” ucapnya.
Mengenai jumlah sekolah di Jawa Barat saat ini, Wahyu mengatakan sejatinya daya tampung sudah memenuhi bahkan telah berada di 104 persen. Hanya saja pemerataannya di masing-masing kota/kabupaten, baik sekolah negeri maupun swasta masih timpang.
Seperti Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cirebon diakuinya masih ada kecamatan yang belum memiliki sekolah, baik negeri atau swasta. Salah satu faktornya kata dia adalah, geografis wilayah.
“Makanya kita coba hadirkan. Dari sisi akses kita perbaiki. Ini sudah kita petakan,” akunya.
Wahyu melanjutkan, angka partisipasi sekolah (APS) Provinsi Jawa Barat sejauh ini masih di angka 68,8 persen. Dimana angka tersebut menunjukkan masih rendahnya partisipasi siswa melanjutkan pendidikan dari SMP ke SMK atau SMA.
Maka dari itu Disdik Jabar kata dia akan kembali melakukan pemetaan, guna mendapatkan data yang lebih akurat. Khususnya menyinergikan data dengan Kementerian Agama yang berwenang terhadap sekolah seperti Madrasah Aliyah.
“Dari data kelihatan di bawah. Kita akan lakukan pemetaan by name by address dari yang tidak melanjutkan sekolah karena apa. Apakah karena ekonomi atau akses. Jadi supaya ada kebijakan yang tepat sesuai kebutuhan,” tandasnya.
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Rektor IPDN Sebut Para Praja Siap Hadapi Aneka Tantangan Globalisasi

16 April 2026 - 16:29 WIB

Job Fair Universitas Widyatama Sukses Hadirkan Ribuan Pengunjung dalam Dua Hari

16 April 2026 - 12:45 WIB

Jasa Raharja Indramayu Masifkan Sosialisasi Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak 2026

16 April 2026 - 08:25 WIB

Gerak Cepat, Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan di Kecamatan Rancabali

16 April 2026 - 07:36 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Lakukan Survey Ahli Waris Korban Laka Lantas di Nagreg

16 April 2026 - 07:33 WIB

Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pelatihan Pertolongan Gawat Darurat Digelar di Desa Wadas

15 April 2026 - 08:42 WIB

Trending di Berita Daerah