Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 26 Mei 2024 13:33 WIB

Pemprov Jabar Genjot Hubungan Industrial, Upaya Tekan Tingkat Pengangguran Terbuka


					Pemprov Jabar Genjot Hubungan Industrial, Upaya Tekan Tingkat Pengangguran Terbuka Perbesar

BANDUNG – Beragam upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, guna menekan angka tingkat pengangguran terbuka (TPT), salah satunya dengan menggenjot hubungan industrial.

Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Pemprov menggelar Festival Hubungan Industrial 2024 tingkat provinsi, di Apartemen Transit, Jalan Cipanas, Cangkuang, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu 26 Mei 2026, sebagai rangkaian menekan TPT.

Dimana kegiatan ini juga bagian implementasi dari Keputusan Kemenaker RI Nomor 76 Tahun 2024 dalam menekan TPT, terkait Hubungan Industrial Pancasila.

Baca Juga :  Bey Machmudin Tinjau Kesiapan Industri Susu Lokal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Kepala Disnakertrans Jabar Teppy Wawan Dharmawan menuturkan, kegiatan ini juga masih dalam satu rangkaian peringatan May Day, bagaimana upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini upaya holistik untuk perlindungan dan kesejahteraan. Bagaimana para pekerja disini, dapat membangun character building dalam konteks produktivitas. Ber-BPJS-lah, berusaha memiliki rumah tinggal, berusaha terkoneksi (aware) dengan layanan kesehatan,” ujar Teppy di sela festival.

Maka dari itu diakuinya, dipilihnya apartemen transit Rancaekek ini oleh Disnakertrans Jabar bukan tanpa alasan. 600 kepala keluarga pekerja yang tinggal kata dia, harus terus distimulasi supaya kesejahteraannya terus meningkat.

Baca Juga :  Distribusi Bansos Ditunda Hingga Pilkada Serentak 2024 Usai, Sekda Herman Minta Masyarakat Jangan Khawatir

Melalui kolaborasi bersama sejumlah stakeholders, seperti BPJS, developer bangunan, Bank BJB, diharapkan mereka kata Teppy dapat terus berkembang, mengingat tidak selamanya mereka bisa tinggal di apartemen transit.

Dengan biaya sewa yang terjangkau, kisaran Rp250 ribu hingga Rp350 ribu perbulan, diyakini Teppy dapat membantu para pekerja untuk menabung dan akhirnya memiliki aset sendiri berupa rumah tinggal di kemudian hari.

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Samsat Haurgeulis Glorifikasikan “Gebyar Apresiasi” Kepatuhan Wajib Pajak di Desa Haurkolot

29 April 2026 - 10:42 WIB

Jasa Raharja Ajak Tenaga Pengajar untuk Peduli Keselamatan Lalu Lintas kepada Murid

29 April 2026 - 10:40 WIB

Jasa Raharja Bogor Gelar Kegiatan Sigap Prioritas dan Sigap Instansi Bersama Mitra Samsat Depok II Cinere

28 April 2026 - 23:56 WIB

Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jasa Raharja Telah Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan ke 8 RS

28 April 2026 - 23:52 WIB

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris

28 April 2026 - 10:52 WIB

Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Publik, Jasa Raharja Cabang Cirebon Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Sidawangi Kab Cirebon

28 April 2026 - 10:49 WIB

Trending di Berita Daerah