BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap, insiden tabrakan beruntun yang melibatkan belasan kendaraan di KM 92 Tol Cipularang yang terjadi beberapa waktu lalu, tidak lagi terulang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jabar Herman Suryatman menuturkan, kejadian tersebut harus menjadi yang terakhir.
Selain itu, dia meminta baik pemilik dan pengemudi kendaraan, harus memiliki kesabaran dan kesadaran untuk memastikan kendaraan yang digunakan layak jalan.
“Kami prihatin dan kami harapkan tidak ada musibah,” ujar Sekda Herman di Kota Bandung, Selasa 19 November 2024.
Jelang menghadapi libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pihaknya mengimbau agar penyedia jasa layanan kendaraan pariwisata dapat memastikan keamanan masing-masing, dalam melayani studi wisata para pelajar.
Dia meminta, agar penyedia jasa layanan pariwisata dan Dinas Perhubungan dapat saling berkoordinasi, untuk memastikan kelayakan kendaraan.
“Kami imbau, terutama pelaku jasa pariwisata untuk kroscek kondisi keamanan masing-masing. Remnya di cek, ban di cek dan lain sebagainya,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Pemprov Jabar kata dia juga mengimbau kepada sekolah untuk tidak melakukan perjalanan study tour di tempat jauh.
“Manfaatkan destinasi wisata yang ada di Jawa Barat. Saya kira Jawa Barat sangat kaya destinasi yang edukatif,” tuturnya.



























