Menu

Mode Gelap
Nahdliyin Muda Usulkan Ridwan Kamil-Ono Surono di Pilgub Jabar 2024 Sekda Herman Suryatman: Operasi Pasar Bersubsidi Tuntas H-4 Lebaran Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Perhatikan Aturan Bagasi Penumpang Whoosh Sehari Dilantik, Sekda Herman Suryatman Langsung Rapat secara Maraton Bey Machmudin Harap Kontribusi Bank BJB Semakin Besar dalam Pembangunan Jabar

Berita Daerah · 6 Apr 2023 12:10 WIB

Sekda Jabar:  Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di Jabar Harus Berkelanjutan


					Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja membuka acara Pembinaan dan Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Jawa Barat, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (6/4/2023) Perbesar

Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja membuka acara Pembinaan dan Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Jawa Barat, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (6/4/2023)

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja membuka acara Pembinaan dan Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Barat, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (06/04).

Ia menuturkan, salah satu target pembangunan sebuah pemerintahan, yaitu mempunyai kabupaten/kota sehat karena menjadi idaman bagi pimpinan dan masyarakat memiliki derajat kesehatan yang tinggi.

Peningkatkan derajat kesehatan dipengaruhi oleh faktor lingkungan 40 persen dan 30 persen dari faktor perilaku, yakni bagaimana masyarakat bisa melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Baca Juga :  Bey Machmudin Tegaskan Surat Edaran Tidak Larang Pelaksanaan Study Tour

“Untuk faktor pelayanan kesehatan hanya 20 persen guna menentukan derajat kesehatan. Jadi seandainya kita bicara KKS (Kabupaten/Kota Sehat) bekerja sama dengan Dinas kesehatan, artinya itu membidik 20 persen saja,” paparnya.

“Baru yang terakhir 10 persen lagi adalah faktor genetik, mungkin ini yang sulit,” ungkap Sekda Setiawan.

Pada tahun ini, Provinsi Jabar mengikuti kompetisi Penghargaan Swastisaba dalam Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional.

Namun Setiawan mengingatkan, jangan semata-mata mengejar penghargaan, penyelenggaraan KKS harus terus dilaksanakan berkelanjutan dengan berbagai pihak.

Baca Juga :  Sekda Herman Suryatman: Operasi Pasar Bersubsidi Tuntas H-4 Lebaran

“Jadi penghargaan adalah bonus, yang penting bahwa kita secara konsisten bagaimana membuat kota/kabupaten di Jawa Barat sehat dalam arti sebetul-betulnya,” kata Setiawan.

“Oleh karena itu kalau kita berbicara kabupaten/ kota sehat, ini urusannya cross cutting . Cross cutting adalah lintas urusan,” imbuhnya.

Setiawan juga menjelaskan, terkait dengan penyelenggaraan KKS tahun ini sebagai tahun ganjil merupakan tahun verifikasi untuk kompetisi Penghargaan Swastisaba.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BUMDes Arya Kemuning di Kuningan berkembang pesat, serap ratusan tenaga kerja dari warga desa

23 Mei 2024 - 14:51 WIB

CYCLING DE JABAR 2024, Jawa Barat Miliki 42 Titik “Sport Tourism”

23 Mei 2024 - 13:57 WIB

Bey Machmudin Serahkan Keputusan Mendagri Perpanjangan Pj Bupati Bekasi

23 Mei 2024 - 12:46 WIB

BBMC Indonesia Somasi, Siap Pidanakan Oknum yang Masih Gunakan Logo BB1%MC

23 Mei 2024 - 11:52 WIB

Bey Machmudin Ajak Forkopimda Nonton Persib Bandung Lawan Madura United di Jalak Harupat

22 Mei 2024 - 20:47 WIB

Bey Machmudin Optimistis Polda Jabar Tuntaskan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

22 Mei 2024 - 19:44 WIB

Trending di Beranda