Dalam kesempatan tersebut, unsur Samsat Kabupaten Garut turut mendukung pelaksanaan penilaian dengan memberikan perhatian terhadap aspek kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Hal tersebut sejalan dengan upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar senantiasa memastikan kendaraan yang digunakan telah memenuhi ketentuan administrasi dan layak digunakan di jalan raya.
Sebagai bagian dari ekosistem keselamatan lalu lintas, PT Jasa Raharja juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Jasa Raharja memiliki komitmen untuk terus bersinergi dengan Kepolisian, Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan, serta stakeholder lainnya dalam mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas juga menjadi momentum untuk melihat sejauh mana masyarakat telah menerapkan perilaku tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. Lingkungan masyarakat diharapkan dapat menjadi contoh dalam penerapan budaya keselamatan, mulai dari kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, penggunaan perlengkapan keselamatan, kepatuhan administrasi kendaraan, hingga kepedulian terhadap keselamatan sesama pengguna jalan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Kampung Pasawahan dapat menjadi salah satu contoh lingkungan yang mampu membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan. Edukasi dan pembinaan yang dilakukan secara konsisten di tingkat masyarakat dinilai penting untuk membentuk kebiasaan positif, khususnya bagi generasi muda sebagai pengguna jalan di masa mendatang.




























