Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Nasional · 1 Nov 2026 21:41 WIB

Puncak Hari Santri 2026, Dirjen Pesantren: Munajat Santri Wujud Bakti dan Kepedulian untuk Negeri


					Puncak Hari Santri 2026, Dirjen Pesantren: Munajat Santri Wujud Bakti dan Kepedulian untuk Negeri Perbesar

Penguasaan ilmu pengetahuan, kemampuan memanfaatkan teknologi, kemandirian ekonomi, serta kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari kompetensi yang semakin relevan bagi generasi santri.

Karena itu, Direktorat Jenderal Pesantren terus menempatkan peningkatan kualitas pendidikan, penguatan tradisi keilmuan Islam, pengakuan terhadap lulusan, pengembangan kemandirian pesantren, serta perlindungan santri sebagai bagian dari agenda penguatan ekosistem pesantren.

Penguatan tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren yang menempatkan pesantren dalam tiga fungsi utama, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui fungsi pemberdayaan, pesantren memiliki kesempatan semakin luas untuk mengembangkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk penguatan ekonomi lokal, peningkatan keterampilan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Basnang berharap peringatan Hari Santri 2026 dapat mempererat kolaborasi antara pemerintah, ulama, pengasuh pesantren, dan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan pesantren yang berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan bangsa.

Momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa pengabdian santri tidak dibatasi oleh ruang kelas, halaqah, ataupun lingkungan pondok pesantren. Nilai-nilai yang dipelajari santri perlu menghadirkan manfaat dalam kehidupan masyarakat yang lebih luas.

Melalui Munajat Santri untuk Negeri, pesantren kembali menegaskan kontribusinya dalam menjaga persatuan, memperkuat solidaritas kemanusiaan, dan membangun kepedulian sosial.

Puncak Hari Santri 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa bakti santri kepada Indonesia terus berlanjut dalam berbagai bentuk pengabdian, mulai dari doa dan pendidikan hingga kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Aksi Simpatik dan Pemasangan Spanduk di Titik Rawan Laka Guna Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Karawang

31 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Lindungi Masyarakat Usia Produktif di Sumatera Barat, Jasa Raharja Perkuat Gerakan Keselamatan Berlalu Lintas

31 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Jasa Raharja dan Polres Subang Gelar Aksi Simpatik, Ajak Pengendara Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

30 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Dukung Program Keselamatan Lalu Lintas Jasa Raharja, Bupati Indramayu Terbitkan Surat Edaran Pemasangan APC (Alat Pemantul Cahaya)

30 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Dorong Tertib Administrasi Kendaraan Perusahaan, Jasa Raharja Tasikmalaya Laksanakan SIGAP Instansi di PT Tiara Mulya Sejahtera

29 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Antar-BUMN, PT Askrindo Laksanakan Anjangsana ke Kantor Jasa Raharja Tasikmalaya

29 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Trending di Berita Daerah