Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Daerah · 23 Jul 2024 12:32 WIB

Ramai Polemik Cleansing Guru Honorer, Haru: Naikkan Status Guru!


					Ramai Polemik Cleansing Guru Honorer, Haru: Naikkan Status Guru! Perbesar

BANDUNG – Guru merupakan instrumen penting dalam menyiapkan generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan bangsa.

Terlepas dari status PNS, P3K ataupun honorer, kehadiran guru dalam dunia pendidikan, bukan hanya sebagai pengajar namun juga sebagai pembentuk karakter, mental, etika, hingga kepribadian generasi muda yang memegang teguh ideologi pancasila.

Hal itupun di akui Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu, menurutnya guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda penerus bangsa.

Naas di balik peran penting guru saat ini, mereka di hantui dengan kebijakan yang pelik yakni cleansing.

Baca Juga :  DPW PKS Jabar Potong 11 Ekor Sapi: Insya Allah Berkah

“Masalah Sumber Daya Manusia (SDM) itu hal yang serius. Kita tidak ada gunanya membangun jalan, bandara, pelabuhan kalau kualitas SDM-nya rendah,”katanya. Selasa (23/7/2024).

Ketimbang Cleansing, ditegaskan Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Haru Suandharu, pemerintah sebaiknya lebih fokus dalam peningkatan kemampuan guru, baik honorer, P3K, PNS sehingga memiliki standar yang sama.

Terlebih jumlah guru honorer di Jawa Barat sendiri terbilang sangat banyak mencapai 11.315 orang.

Baca Juga :  Esensi Kemerdekaan Menurut Pandangan Kang Haru Suandharu

“Artinya bukan hanya kesempatan atau status, tapi peningkatan keterampilan, profesionalisme, kesejahteraan adalah asas yang penting supaya mereka mengajarnya dengan tenang. Diberikan hak-haknya tapi kewajibannya harus dipenuhi,”jelasnya.

“Mencerdaskan kehidupan bangsa itu kuncinya adalah kualitas. Alhamdulillahnya ada tunjangan profesional kalau untuk PNS, hanya saya kira harus diselesaikan. Pemerintah itu harus tuntas, jadi jangan seperti menghindar dan dihadapi, kekurangan saat ini di mana,”imbuhnya.

Kang Haru pun menegaskan, jangan sampai generasi penerus bangsa menjadi korban akibat kebijakan yang dilahirkan oleh pemerintah.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Respons Cepat Kasus Perundungan Asrama, Telkom University Tindak Tegas Pelaku

11 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

9 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Gerak Cepat Jasa Raharja dalam Penanganan Santunan Kecelakaan Lalu Lintas di Purwasari, Karawang

9 Oktober 2026 - 07:26 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Bersama Tim Pembina Samsat Laksanakan Operasi Khusus ke Kopja Sonya Wahana Cakti Kabupaten Ciamis

9 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Pt Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Laksanakan Rekonsiliasi Dan Verifikasi Invoice Dengan Buku Tarif Bersama Rumah Sakit Di Kabupaten Garut

9 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Jasa Raharja Purwakarta Bersama Satlantas Polres Subang Gelar Safety Campaign dan Aksi Simpatik

9 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Trending di Berita Daerah