Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 25 Jan 2023 18:31 WIB

Ridwan Kamil dorong Siswa SMAN 1 Sumber masuk ITB, Untuk Apa?


					Ridwan Kamil dorong Siswa SMAN 1 Sumber masuk ITB, Untuk Apa? Perbesar

KAB. CIREBON (Pajajaran Ekspres) — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus berupaya melahirkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dengan memperkuat bidang pendidikan.

Saat ini di wilayah Cirebon juga telah berdiri kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menghadirkan tujuh program studi.

Hal itu menurut Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan melahirkan SDM yang mumpuni dan mengubah wajah Cirebon menjadi lebih baik.

“Cirebon juga SDM-nya terus kita tingkatkan, salah satu yang akan mengubah wajah Kabupaten Cirebon adalah hadirnya ITB di kawasan Arjawinangun,” kata Ridwan Kamil di SMA Negeri 1 Sumber, Kabupaten Cirebon, dalam rangkaian agenda Siaran Keliling (Sarling) Jabar, Rabu (25/01).

Baca Juga :  Kunjungan Kapolda Metro Jaya Ke Posyan Terpadu Keduwaringin

“Mudah-mudahan nanti lulusan di sini (SMAN 1 Sumber) bisa melanjutkan pendidikan tidak usah ke Bandung, kampus ITB yang mendekati Cirebon. Suatu hari SDM Cirebon akan luar biasa,” sambungnya.

Anti narkoba

Dalam agenda Sarling di SMAN 1 Sumber, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil juga mengampanyekan kepada pelajar gerakan anti narkoba, seks bebas, dan pernikahan dini.

“Kami mengadakan kunjungan untuk kampanye anti narkoba, seks bebas, dan pernikahan dini di SMAN 1 Sumber,” ungkap Kang Emil.

Baca Juga :  Jalan Lingkar Utara Jatigede Tersambung ke Ruas Jalan Sumedang-Wado

Dengan begitu, generasi muda di masa mendatang akan lebih baik dan sehat. Apalagi saat ini kasus tengkes ( stunting ) di Jabar berkurang dari 31,5 persen menjadi 20,2 persen.

“Saya laporkan juga (penurunan) stunting di Jawa Barat luar biasa dari 31,5 persen sekarang tinggal 20,2 persen. Jadi sudah turun 11, 3 persen. Mudah-mudahan seiring waktu dua hingga tiga tahun kita bisa mendekati nol untuk stunting yang menjadi problem bangsa ini dalam meraih SDM berkualitas,” tutup Gubernur.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dukung Penguatan Kolaborasi Lintas Instansi Melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas Di Polres Karawang

23 Juli 2026 - 07:53 WIB

Rektor UPI: Karakter Dosen yang Baik Berdampak pada Mahasiswa

22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Jasa Raharja Karawang Gelar Pelatihan PPGD di Kecamatan Telagasari untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Korban Kecelakaan

22 Juli 2026 - 08:44 WIB

Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pajak Kendaraan Bermotor dan Keselamatan Lalu Lintas di Desa Santing Kecamatan Losarang

22 Juli 2026 - 08:34 WIB

Rektor UPI: Alumni Harus Berintegritas, Dipercaya, dan Mampu Menyelesaikan Masalah

21 Juli 2026 - 13:11 WIB

Pertumbuhan Kinerja Perkuat Layanan Jasa Raharja bagi Masyarakat

21 Juli 2026 - 08:05 WIB

Trending di Berita Daerah