Secara strategis, RS Maranatha menargetkan PPDS Obstetri dan Ginekologi berkembang menjadi program pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan kompetensi klinis dan akademik yang unggul serta menjunjung tinggi etika profesi.
Program ini juga diarahkan untuk memenuhi standar mutu dan mencapai akreditasi yang baik, sekaligus berkembang menjadi pusat kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan ibu dan perempuan. Dalam jangka panjang, penguatan program tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi melalui peningkatan kualitas dan akses terhadap pelayanan obstetri dan ginekologi.
Hendra menegaskan bahwa tujuan penyelenggaraan PPDS bukan semata-mata mencetak dokter spesialis, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
“PPDS Obstetri dan Ginekologi di RS Maranatha hadir bukan hanya untuk mendidik dokter spesialis yang kompeten, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan perempuan. Kami ingin pendidikan, pelayanan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan secara terpadu sehingga memberikan dampak nyata bagi dunia kesehatan,” kata Hendra.
Komitmen penguatan pendidikan spesialis tersebut juga diarahkan untuk menjawab tantangan yang lebih luas dalam sistem kesehatan nasional, terutama belum meratanya ketersediaan dokter spesialis obstetri dan ginekologi di berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Program Studi PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Maranatha, Dr. dr. Aloysius Suryawan, Sp.OG., Subsp.FM., mengatakan pemerataan pelayanan kesehatan menjadi salah satu fokus program melalui pendidikan dokter spesialis yang siap berkontribusi di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga SpOG.




























