Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 20 Nov 2024 17:50 WIB

Rusunawa Rancaekek dan Solokan Jeruk Sudah 80 Persen Rampung, Siap Tampung 116 KK PPKS di Akhir 2024


					Rusunawa Rancaekek dan Solokan Jeruk Sudah 80 Persen Rampung, Siap Tampung 116 KK PPKS di Akhir 2024 Perbesar

BANDUNG – Rusunawa atau apartemen transit yang dibangun pemerintah pusat, di Rancaekek dan Solokan Jeruk telah rampung 80 persen.

Diharapkan dua tower tersebut, sudah dapat dimanfaatkan oleh 116 kepala keluarga (KK), penerima manfaat program Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menerangkan, setelah pembangunannya rampung, Rusunawa Rancaekek dan Solokan Jeruk ini akan dikelola oleh pemerintah provinsi melalui Disperkim.
“Kami sedang mempersiapkan skema program, terobosan lintas kementerian. Kemendagri, Kementerian Perumahan dan Permukiman dan Mensos, bersinergi dengan Pemprov Jabar juga dengan kabupaten/kota Bandung Raya. Yakni program penanganan PPKS, melalui fasilitas rusunawa dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Sekda Herman usai meninjau Rusunawa Solokan Jeruk, Rabu 20 November 2024.
“Kami melakukan finalisasi data calon peserta program PPKS perkotaan. Ada dua tower, kapasitas (masing-masing tower) 58 unit dan saat ini finishing. In Syaa Allah Desember ini selesai dan diserahterimakan dari kementerian ke Pemprov,” imbuhnya.
Dia melanjutkan, dengan adanya rusunawa ini diharapkan masyarakat miskin ekstrem di wilayah perkotaan Bandung Raya dapat terbantu.
Terlebih biaya sewa yang akan dibebankan sangat murah, karena mendapat subsidi dari Pemprov Jabar.
“Mudah-mudahan bisa naik kelas. Keluar dari zona miskin ekstrem jadi keluarga mampu,” harapnya.
Masing-masing unit lanjut Sekda Herman, berukuran tipe 36 yang sudah dilengkapi dengan perabotan. Sehingga, masyarakat yang terpilih dapat langsung menikmati.
Hanya saja rusunawa ini sambung dia, bersifat sementara dan berlaku selama 6-12 bulan untuk masing-masing kepala keluarga.
“Mereka juga nanti akan mendapatkan pembinaan, pelatihan dan pendampingan,” ucapnya.
Sementara Kepala Disperkim Jabar Indra Maha menambahkan, pihaknya siap mengelola hibah dua tower tersebut dalam rangka pengentasan kemiskinan di Jabar, khususnya Bandung Raya.
“Kami rutin melakukan pembinaan, dengan adanya program ini akan kita tingkatkan. Kolaborasi bersama perusahaan melalui CSR, supaya kemampuan (masyarakat) meningkat,” terangnya.
Artikel ini telah dibaca 178 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Gelar Program PPKL di SMPN 6 Karawang untuk Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas

22 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Jasa Raharja Bandung Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis – Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas dan Sosialisasi PPGD di Operasi Gabungan PKB dan SW Samsat Padjajaran

22 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, TegaskanDaya Saing Ekspor Produk Kesehatan Indonesia

21 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Gerak Cepat, Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan bagi 11 Korban KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Tasikmalaya Gelar Operasi Gabungan di Singaparna

21 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Perkuat Sinergi Tim Pembina Samsat, PJ Samsat Ciamis Matangkan Persiapan Opsus untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

21 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Trending di Berita Daerah