Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Bandung · 28 Apr 2025 20:21 WIB

Siap-siap, Bersama Kabupaten/Kota, Pemprov Jabar Bakal Kirimkan Anak Nakal Ikut Wajib Militer


					Siap-siap, Bersama Kabupaten/Kota, Pemprov Jabar Bakal Kirimkan Anak Nakal Ikut Wajib Militer Perbesar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku sudah memiliki pola, guna membina anak yang masuk kategori nakal atau badung.

Kenakalan remaja hingga geng motor yang meresahkan masyarakat kata Dedi, sampai kini tak juga kunjung selesai. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah memiliki skema, bersana pemerintah kabupaten/kota.

“Nanti anak-anak yang orang tuanya sudah tidak sanggup lagi untuk mendidik, nanti akan kita wajib militer-kan.Udah ada beberapa kabupaten/kota sudah siap,” ujar Dedi di Kota Bandung, Senin 28 April 2025.

Anak yang suka tawuran di jalan nanti orangtuanya sebut Dedi, akan dipanggil. Apakah masih sanggup membinanya atau tidak.

Baca Juga :  Perluas Kepesertaan, BPJS Kesehatan Hadirkan Duta Mobile JKN

“Nanti ada anak yang tawuran di jalan, kita akan bawa. Nanti saya panggil orang tuanya mau gimana? Sanggup masih mendidik atau kita sekolahkan di sekolah militer,” ucapnya.

Anak badung ini lanjut dia, akan disekolahkan ke komplek tentara atau polisi selama 6-12 bulan, sampai dianggap prilakinya sudah berubah lebih baik.

“Ini bagaimana cara kita harus mulai cepat lagi? Tidak bisa lagi terus-terusan wacana. Dari dulu geng motor gak selesai-selesai. Harus tuntas,” tegasnya.

Baca Juga :  Libur Akhir Tahun, Bandara Husein Sastranegara Alami Lonjakan Penumpang

Rencananya, program wajib militer bagi anak badung ini mulai efektif pada Mei ini. Beberapa kabupaten/kota kata dia sudah siap mengeksekusi.

“Sudah ada beberapa kabupaten yang sudah menyiapkan. Di Bandung, Pangdam III Siliwangi sudah menyiapkan barak-barak sudah disiapkan,” kata dia.

Soal pendidikan mereka, Dedi menjelaskan bahwa status anak tetap di sekolah yang ada saat ini. Hanya saja mereka harus mengikuti kelas khusus.

“Sekolahnya tetap, mereka berafiliasi pada SMP mana, tapi kelasnya khusus,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Dorong Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Program SIGAP Instansi

9 September 2026 - 07:01 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jabar Perkuat Sinergi Tertib Pajak Kendaraan Bermotor di Kecamatan Sumedang Selatan

8 September 2026 - 07:20 WIB

Jasa Raharja Garut Laksanakan Gaspoll di Kecamatan Leles, Perkuat Upaya Optimalisasi Kepatuhan Masyarakat

7 September 2026 - 07:15 WIB

Jasa Raharja Pangandaran Perkuat Koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk Optimalisasi Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Puskesmas

7 September 2026 - 07:11 WIB

Operasi Gabungan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bogor Kedepankan Edukasi yang Humanis

7 September 2026 - 07:02 WIB

Hadir dan Melayani, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen di Hari Pelanggan Nasional

4 September 2026 - 09:47 WIB

Trending di Berita Daerah