Menu

Mode Gelap
12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025 Kedai 181! Nikmati Bakmi hingga Ayam Tangkap Khas Aceh dengan Cita Rasa Autentik SBM ITB Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing: Campus for Impact ICMEM SBM ITB 2025: Membangun Keberlanjutan Industri di Indonesia Vera Deliana Rahayu: Anak Muda Harus Berani Inovasi di Industri Teh Lokal

Bandung · 28 Apr 2025 20:21 WIB

Siap-siap, Bersama Kabupaten/Kota, Pemprov Jabar Bakal Kirimkan Anak Nakal Ikut Wajib Militer


					Siap-siap, Bersama Kabupaten/Kota, Pemprov Jabar Bakal Kirimkan Anak Nakal Ikut Wajib Militer Perbesar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku sudah memiliki pola, guna membina anak yang masuk kategori nakal atau badung.

Kenakalan remaja hingga geng motor yang meresahkan masyarakat kata Dedi, sampai kini tak juga kunjung selesai. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah memiliki skema, bersana pemerintah kabupaten/kota.

“Nanti anak-anak yang orang tuanya sudah tidak sanggup lagi untuk mendidik, nanti akan kita wajib militer-kan.Udah ada beberapa kabupaten/kota sudah siap,” ujar Dedi di Kota Bandung, Senin 28 April 2025.

Anak yang suka tawuran di jalan nanti orangtuanya sebut Dedi, akan dipanggil. Apakah masih sanggup membinanya atau tidak.

Baca Juga :  Kunjungan AKP Veronika ke Pos Pelayanan Terpadu UPPKB Losarang: Sinergi Antar Instansi dalam Persiapan Mudik Lebaran 2025

“Nanti ada anak yang tawuran di jalan, kita akan bawa. Nanti saya panggil orang tuanya mau gimana? Sanggup masih mendidik atau kita sekolahkan di sekolah militer,” ucapnya.

Anak badung ini lanjut dia, akan disekolahkan ke komplek tentara atau polisi selama 6-12 bulan, sampai dianggap prilakinya sudah berubah lebih baik.

“Ini bagaimana cara kita harus mulai cepat lagi? Tidak bisa lagi terus-terusan wacana. Dari dulu geng motor gak selesai-selesai. Harus tuntas,” tegasnya.

Baca Juga :  Seleksi Petugas Haji 2023 Dibuka, Daftar melalui Pusaka & Penguasaan IT Syarat Utama

Rencananya, program wajib militer bagi anak badung ini mulai efektif pada Mei ini. Beberapa kabupaten/kota kata dia sudah siap mengeksekusi.

“Sudah ada beberapa kabupaten yang sudah menyiapkan. Di Bandung, Pangdam III Siliwangi sudah menyiapkan barak-barak sudah disiapkan,” kata dia.

Soal pendidikan mereka, Dedi menjelaskan bahwa status anak tetap di sekolah yang ada saat ini. Hanya saja mereka harus mengikuti kelas khusus.

“Sekolahnya tetap, mereka berafiliasi pada SMP mana, tapi kelasnya khusus,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Bekasi dan Satlantas Metro Bekasi Kota Bekali Siswa SMK Al Muhadjirin 2 dengan Safety Campaign, Tekan Angka Kecelakaan Pelajar

4 Desember 2025 - 22:02 WIB

Sinergi Jasa Raharja Bogor dan Tim Pembina Samsat Dorong Pembayaran PKB Kendaraan Dinas Pemerintah Kota Depok

4 Desember 2025 - 21:59 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Bersama Tim Pembina Samsat KBB Gelar Sosialisasi Kesamsatan di Beberapa Kecamatan Wilayah Kabupaten Bandung Barat

4 Desember 2025 - 21:49 WIB

Sebagai Bentuk Komitmen Kampus dalam Memberikan Akses Pendidikan Inklusif, Tel-U Resmikan ULD

4 Desember 2025 - 12:49 WIB

Wujud Empati dan Tanggung Jawab, Jasa Raharja Tinjau Langsung Kondisi Korban di Radjak Hospital Cibitung Bekasi

3 Desember 2025 - 07:41 WIB

Tim Pembina Samsat Karawang Gelar Operasi Gabungan Penertiban Pajak Kendaraan Di Simpang RMK

3 Desember 2025 - 07:38 WIB

Trending di Berita Daerah