Menu

Mode Gelap
12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025 Kedai 181! Nikmati Bakmi hingga Ayam Tangkap Khas Aceh dengan Cita Rasa Autentik SBM ITB Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing: Campus for Impact ICMEM SBM ITB 2025: Membangun Keberlanjutan Industri di Indonesia Vera Deliana Rahayu: Anak Muda Harus Berani Inovasi di Industri Teh Lokal

Berita Daerah · 31 Agu 2024 00:21 WIB

Temu Relawan, Syaikhu: Ekonomi, Pertanian Hingga Transportasi Yang Banyak Dikeluhkan


					Temu Relawan, Syaikhu: Ekonomi, Pertanian Hingga Transportasi Yang Banyak Dikeluhkan Perbesar

BANDUNG – Calon Gubernur Jawa Barat, Ahmad Syaikhu menggelar temu jaringan – relawan dari berbagai daerah, untuk berjuang bersama-sama menangkan pasangan ASIH (Ahmad Syaikhu Ilham Habibie) pada kontestasi Pilgub mendatang.

Bertempat di DPW PKS Jawa Barat, Jumat Malam, (30/08/2024), Syaikhu bersama relawan membahas strategi pemenangan dengan menyerap aspirasi-aspirasi yang hingga kini masih dirasa belum tuntas di Jawa Barat.

“Hari ini kita mengumpulkan jaringan, relawan-relawan yang selama ini berjuang bersama PKS. Mereka menyepakati untuk di Pilkada ini, mereka akan berjuang bersama untuk menangkan pasangan ASIH,” ucap Syaikhu.

Baca Juga :  Budaya Sunda Jadi Role Model KPU Jawa Barat, Sukseskan Pilgub 2024

“Yang banyak dikeluhkan adalah terkait dengan kondisi ekonomi. Banyak industri disini tapi kok masih banyak pengangguran,” tambah Syaikhu.

Selain kondisi ekonomi yang labil seperti tingginya harga bahan pokok, mahalnya biaya pendidikan, serta mahalnya fasilitas kesehatan, Syaikhu juga menyinggung akan kesejahteraan para petani yang dinilai masih jauh dari kata sejahtera.

“Kemudian di sektor pertanian, kita melihat banyak para petani di Jawa Barat ini. Namun pada saat musim tanam, sulit sekali mendapat pupuk. Dan saat panen harganya murah,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemuda Persis Tumpahkan Dukungan Ke Paslon HD

Syaikhu juga mengungkapkan perihal tranportasi di Jawa Barat, yang dinilai belum terintegrasi. Menurut hematnya, ditengah infrastruktur di Jawa Barat yang memadai, ditambah transportasi publik yang terintegritas, akan dapat mengakomodir masyarakat banyak, sehingga kemacetan dapat terurai.

“Dalam transportasi yang tidak terintegrasi, masing-masing berjalan sendiri-sendiri. Akhirnya justru banyak menimbulkan kemacetan yang justru tidak menyelesaikan permasalahan. Untuk kedepan, yang perlu diwujudkan adalah transportasi yang terintegrasi,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tim Pembina Samsat Jawa Barat Laksanakan Uji Coba Samsat Pembantu Kabupaten Bogor di Jonggol dan Leuwiliang

15 Januari 2026 - 09:34 WIB

Jasa Raharja Samsat Rancaekek Perkuat Sinergi Pelayanan Santunan Melalui Kunjungan ke RSUD Cicalengka dan RS Kesehatan Kerja

15 Januari 2026 - 08:51 WIB

Jasa Raharja Kanwil Utama Jawa Barat Perkuat Sinergi dengan RS Hermina Soreang untuk Optimalisasi Pelayanan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

15 Januari 2026 - 08:29 WIB

Di Awal Tahun 2026, Jasa Raharja Karawang Dorong Kolaborasi Keselamatan melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas

14 Januari 2026 - 09:57 WIB

Tim Pembina Samsat Kabupaten Sukabumi I Cibadak Laksanakan Giat Penelusuran Pajak Kendaraan Bermotor

14 Januari 2026 - 09:36 WIB

Tingkatkan Keamanan Perjalanan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Strategis ke Kantor Pusat PO Sinar Jaya

14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Trending di Berita Daerah