“Hari ini adalah hari yang berbahagia bagi kita semua karena melaksanakan wisuda. IPDN telah berhasil melahirkan ilmuwan-ilmuwan di bidang ilmu pemerintahan. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika,” ujarnya.
Tito menilai kualitas lulusan IPDN semakin diakui. Menurutnya, banyak kepala daerah yang menyampaikan keinginan untuk merekrut lulusan IPDN karena dinilai memiliki bekal akademik, keterampilan kepamongprajaan, serta karakter yang kuat.
“Beberapa kepala daerah menghubungi saya. Mereka sangat berminat menarik lulusan IPDN karena para praja tidak hanya belajar akademik dan ilmu pemerintahan, tetapi juga berbagai keterampilan lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, lulusan IPDN juga dibekali kemampuan kesamaptaan, kesehatan, integritas, nasionalisme, disiplin, serta mental ideologi sehingga menjadi nilai tambah dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Meski demikian, lanjut Tito, penempatan lulusan IPDN akan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah. Menurutnya, para lulusan tidak harus langsung kembali ke daerah asal agar memperoleh pengalaman bertugas di berbagai wilayah sebagai ASN yang memiliki wawasan nasional.
Momen wisuda ini menjadi momentum membahagiakan bukan hanya bagi para keluarga praja, tetapi juga Kementerian Dalam Negeri serta bangsa Indonesia secara keseluruhan.
“Kehadiran para pemikir muda bidang kepamongprajaan ini diharapkan menjadi angin segar bagi tata kelola birokrasi nasional yang berbasis pengetahuan, jadi para wisudawan IPDN ini diharapkan mampu membuat kebijakan-kebijakan baru yang berbasis pada pengetahuan, yang berlandaskan teori,” beber Tito Karnavian.




























